Story cover for Viros Interficite by dream_prjct
Viros Interficite
  • WpView
    MGA BUMASA 139
  • WpVote
    Mga Boto 58
  • WpPart
    Mga Parte 4
  • WpView
    MGA BUMASA 139
  • WpVote
    Mga Boto 58
  • WpPart
    Mga Parte 4
Ongoing, Unang na-publish Jul 15, 2019
Apa yang terjadi jika beberapa orang dari tetanggamu menghilang secara misterius di malam hari?

Kamu di rumah sendirian dan orang tuamu sedang bekerja pada saat itu. Jika seorang penjahat ingin menculikmu, apa yang akan kamu lakukan?


Beberapa orang yang sudah menghilang, mereka tidak pernah kembali lagi. Entah bagaimana nasib mereka. Apakah masih hidup atau mereka mati?

Siapakah dalang dibalik layar ini?

Kata Kunci : "Jangan terlalu mempercayai orang lain, jika kamu belum menguji kejujurannya. Semua orang bisa menipu dengan mudah."

Semoga kamu berhasil menemukan siapa pelakunya. Kuharap kamu tetap hidup hingga si pelaku ditangkap.

"Ya, semoga saja aku tetap hidup."
All Rights Reserved
Sign up to add Viros Interficite to your library and receive updates
o
#361hug
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
DIBALIK TAKDIR YANG ASING ni elescript
46 mga parte Kumpleto
Dilema Cinta yang Tak Terucap adalah sebuah kisah tentang dua hati yang saling berperang dengan perasaan, namun enggan mengungkapkannya. Ardan, seorang pemuda yang terlalu keras kepala untuk mengakui perasaannya, dan Elena, gadis yang lebih suka bersembunyi di balik kebohongan kecil daripada mengungkapkan ketakutannya akan cinta. Kisah ini mengisahkan perjalanan mereka yang penuh gelak tawa, pertengkaran, dan juga momen-momen manis yang tak terduga. Dari mulai percakapan ringan, canda tawa yang penuh jebakan, hingga konflik hati yang datang silih berganti. Tak jarang, mereka merasa terjebak dalam kebingungannya sendiri, saling menjaga jarak meskipun perasaan itu terus tumbuh tanpa bisa dipahami. Seiring berjalannya waktu, keduanya harus menghadapi kenyataan bahwa tak semua yang mereka inginkan bisa terjadi sesuai dengan harapan. Mereka berusaha memperbaiki diri, menyembuhkan luka lama, dan berusaha menyeimbangkan perasaan yang semakin dalam. Namun, di balik itu semua, mereka percaya bahwa takdir akan mempertemukan mereka kembali, meskipun jalan menuju kebahagiaan tak selalu mudah. Saat perasaan itu semakin dalam, Elena mulai bertanya-tanya: bisakah perasaan yang lama terkubur begitu saja? Apakah Ardan akan selalu menganggapnya hanya sebagai penyembuh sementara, atau mungkinkah ada kesempatan untuk mereka berdua? Di sisi lain, Ardan juga terjebak dalam dilema yang tak terungkapkan-perasaan yang mengikatnya antara rasa ingin menjaga jarak dan keinginan untuk lebih dekat dengan Elena. Apa yang akan terjadi ketika dua hati yang terluka dipertemukan oleh takdir yang asing? Bisakah cinta tumbuh di tengah kebingungannya, atau justru semakin menghilang saat mereka berusaha untuk mengungkapkan semuanya?
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Memories in Moon cover
jangan percaya seseorang cover
SUAMIKU BACK TO NORMAL [Completed] cover
kisah horor: teror jam 12 malam cover
Full Of Scratches cover
jadi orang tua itu gak gampang cover
Noona, Can You Remember Me? [✔] cover
AIZA cover
Bloody Promise [Sudah Diterbitkan] cover
DIBALIK TAKDIR YANG ASING cover

Memories in Moon

13 parte Kumpleto

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?