Blizzard of love

Blizzard of love

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 12, 2019
Tak ada yang namanya kebetulan... Hatiku memilih dirimu sebagai tempat dimana dia akan tinggal. Cinta dapat di alami oleh siapa saja. Dan tidak ada yang benar-benar bisa untuk menghalanginya ataupun membatasinya. Cinta mengalir dalam darah sebagai kehidupan, dimana kehidupan selalu penuh akan cobaan dan kesedihan. Cinta kadang menyakitkan dengan kesedihannya atau menyusahkan dengan cobaannya. Namun mereka yang memiliki cinta, akan merasakan betapa bahagia dan senangnya menghadapi kesedihan dan cobaan bersama dengan belahan hati di sisi mereka. -Eros Achazia Delancey- Apa jadinya jika "the coldest one" yang terkenal sangat dingin jatuh cinta kepada seorang wanita yang bahkan takut untuk menghirup sesaknya "CINTA". Dapatkah Eros dan Freya menghancurkan dinding pemisah di antara mereka? atau haruskah mereka menyerah untuk dapat bersatu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Yours
  • Alesya
  • ARSALESA [END]
  • Sebelum Lupa, Kita Pernah Cinta
  • My Bad Girl (Freenbecky)
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Can I Call You Mine?
  • PATIENCE [] TAMAT []
  • Karena Kamu Rumahnya
  • N E L A N G S A(END)

Musim panas seharusnya membawa kebebasan, bukan? Tapi bagi Isabella Hollis, itu justru membuka kembali perasaan yang selama ini disembunyikan. Musim itu datang seperti bisikan pelan yang berubah menjadi badai pelan-pelan. Dari semua hal yang berubah dalam hidup Isabella, Benjamin Brooks adalah satu-satunya yang selalu tetap. Tenang. Diam. Ada. Sejak kecil, Ben adalah bahu tempatnya bersandar, suara yang tak pernah mendesak, dan mata yang selalu memperhatikannya bahkan ketika ia tak sadar sedang diperhatikan. Saat Nathaniel Wells kembali ke London setelah berbulan-bulan di Jerman, semuanya berantakan. Segalanya berubah. Apalagi ketika Isabella mulai menyadari bahwa hatinya berdiri di tengah dua jalan yang tak bisa ia lewati sekaligus. Sebuah kisah tentang cinta yang diam, keputusan yang sulit, dan keberanian untuk memilih, bahkan ketika yang dipilih adalah hal yang paling menyakitkan. Ini bukan hanya tentang memilih seseorang. Ini tentang menemukan diri sendiri di tengah kehilangan, dan mengerti bahwa terkadang, mencintai juga berarti melepaskan. Siapa yang akan menaklukan hati gadis cantik ini? Apakah yang tinggal selalu berarti yang terbaik? Ataukah yang kembali membawa sesuatu yang belum selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines