Rindu
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2019
Rindu itu memang berat. Apalagi saat kau benar-benar merindukannya tapi kamu tidak bisa untuk menyampaikan rindumu, itulah titik terberat rindu. Aku tau rindu itu berat. Tapi aku tidak pernah mempermasalahkannya. sebab aku selalu menikmati butir-butir indahnya dari rindu. Percaya atau tidak jika rindu itu indah. Aku menyebutnya indah tapi hanya sesaat sebab aku pernah merindukan tapi aku selalu diabaikan. Sakit, memang sakit tapi tidak berdarah :v. Lalu aku bertanya pada hati kecilku "mengapa dia mengabaikanku saat aku merindukannya". Akupun pernah berfikir jika rinduku ini sangat mengganggunya. Dan benar adanya rasa rinduku, dia tidak menyukai bila aku merindukannya. Kau bisa merasakan bagaimana jika menjadi orang yang tidak dirindukan kehadirannya. Menjadi seseorang yang hanya dibutuhkan ketika ia merasa kesepian. Kau tau rasanya? sakit, tapi ku hanya diam seribu kata :''( . Aku menganggap mungkin dia hanya tidak ingin diganggu. Namun, semakin hari dia mulai berubah. Ketika aku ingin menyampaikan rinduku padanya, selalu terhalang oleh perkataan orang lain yang mematahkan kepercayaanku. Bagaimana tidak, saat aku ingin berkata bahwa "aku merindukannya". selalu saja ada orang yang berkata padaku "tidak usah merindu. Dia tidak merindukanmu, lebih baik lupakanlah saja dia dari hidupmu. Merindukannya hanya akan menyiksa hatimu". apa yang harus aku katakan?? ini masalahku dan mereka tak perlu tau jadi cukup aku saja yang merasakan pahitnya rindu ini. Ku ikhlas rindu ini menghampiriku. Aku tidak apa-apa jika rinduku ini harus terpendam. Tak pernah tersampaikan kepada orang yang seharusnya. Menyimpan rindu untuk orang yang tidak pernah merindukan kita. Memang sakit tapi cobalah untuk ikhlas. Suatu saat rindumu akan tersampaikan. Mungkin saat dia menyesal telah mengabaikanmu. Tenanglah semuanya pasti akan terbayarkan.
All Rights Reserved
#82
ngarang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)
  • Senja Yang Tak Kembali
  • Just about my feeling 💜
  • 𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙢𝙞𝙜𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙈𝙞𝙘𝙝𝙚𝙡𝙡𝙚
  • You are in my past and my future [END]
  • Mahligai Sunyi
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines