Lily Archuletta

Lily Archuletta

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dia Pasya Mahendra tetanggaku...TerrrKampret.. Tetangga sekaligus teman kelasku. Pasya si penakluk hati preman kelas dan perusuh sekolah, Pasya yang membuat hidupku acak kadul kini berubah menjadi sosok yang suka salting sendiri... Kadang aku merasa sifat Pasya itu unik. kenapa? karna dia memiliki banyak kepribadian. oh no bukan berarti dia berkepribadian ganda. Pasya yang aku kenal itu konyol bahkan kampret sekali saat bersama denganku. dia akan sangat kesal saat aku mengumpat atau mencaci maki dirinya. tak segan-segan dia akan menampol mulutku ketika aku mengumpat. Beda jika berada diluar sekolah maupun luar kelas memiliki sifat yang sok cool menurutku. Beda lagi saat dekat cewek yang dia suka. sifatnya akan jauh dari kata gantle. yap dia pemalu. gagu. grogi dan mendajdak gugup sendiri. Nah, kalau yang ini sih jelas bukan aku banget. Pasya saat dirumah itu paling menyebalkan? why? sssttttt... dia memiliki sifat MANJA... Aku Lily Archuletta mengabarkan bahwa aku Menyukai Pasya tetanggaku... sekian..
All Rights Reserved
#155
jahat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • complicated feeling | ✓
  • Three Idiot Girls  ✔
  • Satu Langkah
  • Kelas A [End]
  • The Special Class
  • DEVIAN [END]
  • No Longer Mate
  • Losta Connecta 「END」
  • Destiny(Selesai)✔️
  • Jejak Waktu [Complete]

[CERITA DI PRIVATE SECARA ACAK, SILAHKAN FOLLOW AKUN AKU DULU UNTUK VERSI LENGKAPNYA] Wanita itu memegang dadanya, merasakan detak jantung yang bergemuruh tak karuan. Ia benar-benar hancur dan tersiksa. Keping-keping jiwanya bagaikan tertusuk oleh panah tajam. Saat itu juga, hujan turun dengan derasnya. Membasahi diri, namun tak mampu mencairkan hati yang lama beku. Tak mampu menghilangkan luka yang lama tinggal. "Maafkan aku. Aku ... mencintaimu. Sangat." ©Copyright, 2015, Prahastiwi Ardhia. ****** [Highest ranking yet #15 Teen Fiction, #3 Teen Romance]

More details
WpActionLinkContent Guidelines