Lily Archuletta

Lily Archuletta

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dia Pasya Mahendra tetanggaku...TerrrKampret.. Tetangga sekaligus teman kelasku. Pasya si penakluk hati preman kelas dan perusuh sekolah, Pasya yang membuat hidupku acak kadul kini berubah menjadi sosok yang suka salting sendiri... Kadang aku merasa sifat Pasya itu unik. kenapa? karna dia memiliki banyak kepribadian. oh no bukan berarti dia berkepribadian ganda. Pasya yang aku kenal itu konyol bahkan kampret sekali saat bersama denganku. dia akan sangat kesal saat aku mengumpat atau mencaci maki dirinya. tak segan-segan dia akan menampol mulutku ketika aku mengumpat. Beda jika berada diluar sekolah maupun luar kelas memiliki sifat yang sok cool menurutku. Beda lagi saat dekat cewek yang dia suka. sifatnya akan jauh dari kata gantle. yap dia pemalu. gagu. grogi dan mendajdak gugup sendiri. Nah, kalau yang ini sih jelas bukan aku banget. Pasya saat dirumah itu paling menyebalkan? why? sssttttt... dia memiliki sifat MANJA... Aku Lily Archuletta mengabarkan bahwa aku Menyukai Pasya tetanggaku... sekian..
All Rights Reserved
#881
cemburu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SABDA [Moving]
  • ALEAGAS [END]
  • Three Idiot Girls  ✔
  • My Friend Is My Strength
  • Renata Keyla ✔
  • Jejak Waktu [Complete]
  • complicated feeling | ✓
  • UNFRIEND
  • Secret Admirer✅ (END)

Sabda adalah PBB, Pelajar Biasa Bahagia. Ibarat jalan tol yang baru diresmiin, hidupnya terasa mulus. Dia punya dua sahabat baik bernama Orbit dan Satria, IQ juga nggak jongkok-jongkok amat jadi jarang remed, punya orang tua yang percaya dan (terpaksa) mau melepaskannya sendirian di Jakarta saat pindah tugas karena Sabda sudah kelas 12, tanggung mau pindah. Kayak paket Happy Meal waktu hadiahnya habis, Sabda akhirnya merasa ada yang kurang. Kehadiran pacar! Iya, seharusnya Sabda punya pacar. Hitung-hitung biar bisa jadi pasangan Prom-nya nanti. Tapi kata Satria, "Nggak bakal ada yang mau sama lo." Kata Orbit, "Anak SMA nggak mungkin mau pacaran sama anak SD." Hih. Awas aja mereka kalau kangen waktu Sabda udah punya pacar. *** Cerita ini mengandung banyak receh, absurditas, cocok untuk santai. Tidak perlu berpikir keras atau berair mata, kisah ini mengalir seperti Rucika. *** Original created by. Nadyasiaulia - Indonesia This story published on Wattpad and Storial. If you're reading this story on another platform, your device is at risk of contracting a virus. If you want read original story and safe from computer viruses, please go to: https://my.w.tt/7m9MwOxvyV

More details
WpActionLinkContent Guidelines