We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PESONA RASA

PESONA RASA

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 18, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Sebab bertahan adalah caraku merasakan keadaan, bersiap mengerti dan patah hati untuk kesekian kali." Detik kapan pertemuan kita Rasa apa yang datang pada diriku Kisah bagaimana yang akan kulalui Haruskah dirimu? Haruskah kisahku bermulai dari detik itu? Sungguh, pesonamu tak dapat kusangkal dalam sekelebat keadaan ini. Rasa ini semacam sebuah pesan yang disampaikan angin dalam heningnya malam. Hingga berujung balasan sebuah fatamorgana bayangan air yang sejuk akibat kehausanku ditengah padang pasir. Dirimu nyata. Dirimu ada. Itulah keadaannya. Bukan berarti kamu untukku, bukan berarti diriku dengan mudahnya meminta darimu balasan sebuah rasaku yang tak akan pernah tersampaikan.
All Rights Reserved
#327
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Happy Ending
  • Rasa Tanpa Kata
  • Narasi patah hati
  • kita dan waktu. [End]
  • Meneroka Jiwa
  • C
  • Full Of Scratches
  • Antara Teman dan Teman Hidup

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines