MR.WORLDWIDE HANDSOME

MR.WORLDWIDE HANDSOME

  • WpView
    LECTURES 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., déc. 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini cerita tentang Alisa yang selama 17 tahun dalam hidupnya Jomblo, dikala anak SMA lain pacaran dia malah milih buat Jomblo katanya sih belom nemu yang terbaik.Tapi!? semua berubah pada tanggal 30 juli dimana si 'Dia' datang lagi dalam kehidupannya. "lis!? dia datang lagi" "Emang harus banget yah aku jadi Perfect buat bisa bersanding ma MR. WORLDWIDE HANDSOME!?" #ROMACE #WORLDWIDE #SCHOOL
Tous Droits Réservés
#11
worldwide
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Silent Boyfriend [SELESAI]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ALSHA
  • ANGGA
  • Garis Interaksi
  • High School Love Story [Short Story]✔️
  • Aisyah(TAHAP REVISI)
  • ALWAYS YOU.  [ELGIT]
  • Arsyilazka

"Boyfie sialan! Gue benci lo! Gue sumpahin lo bisu beneran! Kita putus!" ... Kejadiannya sudah lama sejak Alisa bertemu pacar misteriusnya. Hari itu, masih melekat jelas dalam ingatan Alisa saat pertama kali mereka bertemu. Kala itu, Alisa terjatuh saat bermain arung jeram, terbawa arus hingga akhirnya ia terkulai lemah disisi sungai. Dalam keadaan gelap dan dingin yang hampir membunuhnya, Alisa bertemu Joan untuk pertama kalinya. Alis, mata, hidung, bibir, dan rahangnya nyaris seperti pahatan terindah dunia. Sempurna. Kecuali satu, suaranya. Bahkan setelah dua tahun berpacaran, Alisa belum mendengar suara Joan barang sedikit saja. Sebenarnya, hubungan ini dimulai karena sebuah ketidaksengajaan atas apa yang Alisa ucapkan secara spontan. Di hari ketiga usai di tolong, Alisa kesal karena belum mendengar suara Joan padahal cowok itu tidak bisu. "Kalau lo gak ngomong juga, kita pacaran!" Alisa berujar marah kala itu. Joan termangu, namun selanjutnya cowok itu mengangguk dan memeluk Alisa. "W-oy, gue becanda, Lepas!" Joan menggeleng, menatapnya seakan mengatakan; "𝘕𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢𝘯!" God! Hari itu, hari tersial sekaligus hari paling memalukan bagi Alisa.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu