Zona Luka

Zona Luka

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 2, 2019
Wajar bukan jika seorang cewek yang naksir terlebih dahulu kepada cowok yang ia suka? Ia harus menahan rasanya selama berbulan-bulan hingga akhirnya perasaan itu dibocorkan oleh sahabatnya. Alisha yang saat itu kelewat caper harus salah tingkah saat Raffi mengetahui rasa yang dimiliki Alisha. Entahlah, Alisha ingin memiliki Raffi namun ada beberapa hal yang harus ia ketahui dalam dunianya. Raffi. Suatu fakta membuat Alisha terkejut dan ia pun tak pernah menyangka akan hal itu. "Aku pernah mengira jika mencintai mu seindah mentari pagi, ternyata aku salah, bahwa jika mencintaimu seperti menggenggam pecahan kaca." -Alisha Putri "Dengan kata yang tak sempat diucapkan, dikayu kepada api yang menjadikannya abu, aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada." -Raffi Firdaus Copyright © 2019
All Rights Reserved
#132
antimainstream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Childhood Friends Turned Lovers
  • Si Kembar Latif & Alfa|END| Sudah Terbit & Stok Sudah Tersedia|
  • Romansa Senja
  • About ATHAYA ✔#pastelwattpadseries
  • BULAN [END]
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • BE A RAINBOW
  • Filantropi [SELESAI]
  • BATASAN CINTA
  • Open Your Heart (Complete)

"Memangnya mengapa jika kita adalah sahabat baik? Apakah seorang sahabat tidak boleh menyukai sahabatnya sendiri? Tidak ada yang salah antara kita Soeun. Nothing has ever felt so right till right now" Junho pun membawa kembali Soeun ke dalam pelukannya. Sangat erat, sehingga tubuh mereka benar-benar menempel. Soeun pun bisa merasakan denyut jantung sahabatnya. "I want you Soeun, more than just best friend. I want you as man who wants woman" ucap Junho dengan penuh keseriusan. Jantung Soeun berdetak kencang. Mulutnya menganga. Ia tak menyangka akan mendengar pengakuan seperti itu dari sahabatnya itu. "Au... Uh... Junho.. ughm... Bukankah kau... Kau tak tertarik pada wanita? Bagaimana mungkin kau..aku pikir kau... " "Gay?" Junho pun menuntaskan perkataan Soeun. "Aku tahu banyak orang yang berpikiran seperti itu. Tapi, aku tak menyangka kau juga berpikiran seperti itu tentang ku, Soeun" ucap Junho. ***************************************** Setelah berulang kali gagal dalam kencannya, Soeun pun berharap bahwa kencannya yang ke-enam malam ini akan berhasil. Soeun berharap ia akan bertemu dengan the man of her dream. Tapi, nampaknya harapan Soeun tinggal harapan belaka. Semuanya bermula ketika teman masa kecilnya berkunjung ke apartemennya. Tepatnya saat Soeun meminta teman masa kecilnya itu membantunya merisletingkan dressnya. Permintaan Soeun justru membuatnya berada dalam posisi dimana ia mempertanyakan persahabatan nya selama ini dengan sahabat baiknya itu. Juga membuat Soeun bersusah payah mengendalikan dirinya ketika tubuhnya menempel erat dengan sahabatnya dalam posisi yang intim. Jua mempertanyakan apakah Soeun benar-benar sudah mengubur rasa sukanya yang dulu sempat ada semasa mereka remaja. Dan yang pasti membuat Soeun mempertanyakan kebenaran rumor mengenai sahabat baiknya itu. "Yah... Are you really gay?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines