Dia yang aku suka

Dia yang aku suka

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
Andai saja perasaan bisa di atur, pasti aku akan memilih untuk tidak menyukainya. Tetapi sayang, aku tak bisa berbuat apa-apa. Dia terlalu sempurna untuk aku dambakan. Dia baik, bukan hanya padaku. Dia baik pada semua orang. Dia juga ramah, pada semua orang. Dia peduli, apa lagi pada keluarga dan sahabatnya. Mungkin bagi dia, aku sudah seperti adiknya. Dan aku mencoba menerima itu. Andai kamu tahu, kalau aku menyukaimu.
All Rights Reserved
#129
memendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADEEVA
  • My Bad Boy
  • MY LOVELY KODOD BY:JEJE JERVANDI
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Mutualism Symbiosis
  • my possesif Buchi
  • MAHENDRA
  • ABOUT ERINE (orine)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
ADEEVA

Hidup tidak selalu berjalan seperti yang kita inginkan, dalam hidup kita akan dihadapkan pada kenyataan yang menyenangkan bahkan yang menyakitkan, tapi kita tidak bisa menghindar dari semua kenyataan itu. Selain itu dalam hidup juga kita akan dihadapkan pada tantangan yang mungkin akan menyulitkan langkah kita, namun dengan semua tantangan itu hidup akan terasa lebih baik. Abigail Adeeva Afsheen, sumber kebahagiaan yang menyenangkan seperti cahaya bintang. orang tuaku memeberi nama itu agar aku dapat berbahagia nantinya tapi kebahagiaan seperti menghilang dari hidupku. Aku sempat berfikir dalam hidupku hanya terdapat sedikit kebahagiaan dan dipenuhi dengan kesedihan dan kehilangan, tapi dengan berjalannya waktu aku bisa memahami masalah terbesar dalam hidupku yaitu aku kurang bersyukur, aku selalu menyalahkan keadaan atas semua kejadian yang menimpaku selama ini sampai aku tutup mata dengan semua yang telah aku miliki, menutup mata terhadap orang-orang disekitarku yang menyayangiku dan terlalu fokus pada orang-orang yang telah pergi dari hidupku, kedua orang tuaku dan kedua sahabatku. Tapi sejak aku bertemu dengan dia, aku bisa menikmati hidupku, aku belajar tentang yang namanya dewasa bersama dia, dia mengajariku banyak hal, mengajariku bagaimana cara bersyukur dan menikmati hidup yang sedang aku jalani, dari dia juga aku belajar bagaimana cara menyanyangi dengan tulus tanpa menuntut balasan apapun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines