A Mystery Letter

A Mystery Letter

  • WpView
    Leituras 247
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, fev 24, 2020
hari itu, lagi lagi sebuah surat misterius entah darimana asalnya ada tiba tiba didepan pintu kamar kostku. Aku menyerngit ngeri memandangi ada sedikit bercak darah yang menandai surat itu. Tubuhku bergidik ngeri mengambil surat yang menempel tepat di pintu. Dengan ketakutan ku raih surat itu dan kemudian membacanya, aku membelalak kaget dan tak sengaja menjatuhkan surat itu kelantai, aku menatap surat itu dengan ketakukan air mata ketakutan yang mulai membasahi pipi, raut wajah yang mulai memucat setelah membaca tulisan itu. " dendamku adalah dendammu, jadi kau harus menyelesaikannya , jika tidak satu persatu orang yang kau sayangi akan menghilang, LENYAP'' tulis seseorang dalam tulisan itu. Aku segera berlari masuk kekamarku dengan wajah memucat, sambil menangis ketakutan. '' apa ini siapa yang mengirimnya, tolong hentikan, aku tidak mau melakukan apapun lagi, jangan lakukan ini padaku, aku mohon'' jeritku dalam kamar.
Todos os Direitos Reservados
#363
tekateki
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Duo Utrimque [END]
  • THE BLOCKADE (TERBIT)
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  •  THE NEXT ONE DIES
  • DARK SIDE (TAMAT)
  • Gedung Kematian (END) | Cerita Akan Direvisi Kembali & Publikasi Ulang
  • THE SECRET OF RELYAN
  • BACK [TERBIT]
  • KKN DI DESA PENARI (Versi Nur)

Satu per satu pembunuhan terjadi. Satu per satu pula sahabatmu menjadi korban. Kejanggalan demi kejanggalan dengan susah payah kamu kuak, dan kamu harus berhadapan langsung dengan sang penguasa mutlak di Pulau Emperor. Apakah ini hanya sebatas balas dendam? Atau memang rencana dari sang penguasa pulau? "Tatap mataku, ikuti kemauanku, dan semua keinginanmu akan terkabulkan!" Pria itu menyeringai menatap lawan bicaranya. "Cih, satu pulau bisa jadi bawahan lo, tapi di sini gue yang akan jadi malaikat maut lo," balas gadis itu datar.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo