Ku Dinikahi Keduanya

Ku Dinikahi Keduanya

  • WpView
    Reads 1,536
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
Bahagia bersanding dengan sedih. Siang bersanding dengan malam. Bumi bersanding dengan langit. Sehat bersanding dengan sakit. Pun aku yang disandingkan dengan kamu. ☕☕☕ Assalamualaikum teman-teman. Selamat datang dan enjoy bersama cerita "Ku Dinikahi Keduanya" ❤🙌 Semoga cerita ini dapat menginspirasi dan memberikan sedikit manfaat bagi teman-teman semuanya. Dan mohon maaf jika cerita ini banyak kesalahan dan ketidak selarasan. harap makhlum karena saya baru saja memulai untuk menulis. maka dari pada itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman semuanya. terimakasih karena telah memilih cerita "Ku Dinikahi Keduanya" menjadi salah satu koleksi perpustakaan kalian. Jangan lupa vote, komen, dan follow aku, agar kalian tidak ketinggalan update chapter baru cerita ini. Dan doakan aku juga semoga sering update wattpad:) -salam hangat, Nurul Adelia Putri🤗
All Rights Reserved
#697
hijrahcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart & Vein END
  • Baed Alzawaj ( Setelah menikah )
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • syanin
  • Ria untuk Indro #INDAHPADAWAKTUNYA [END]
  • Remember Me
  • Selamat Tinggal Luka (END)
  • Bayi Dosenku
  • Antara Jarak Dan Waktu

Mimpi apa aku semalam? Dokter Heart datang ke rumah bersama kedua orang tua, berniat melamar. Parahnya, Ibu dan Bapak menerima pinangan. Aku yakin mereka sedang berinvestasi bodong. Manusia sepertiku, harusnya sulit mendapat jodoh. Seorang budak berscrub abu-abu, yang baru beberapa hari mahir mengambil darah. Memeluk kasur sekadar 5 jam sehari adalah prestasi membanggakan. Sekarang, aku didaulat mengabdi pada suami? Masalahnya adalah, dia residen Obgyn parlente menjijikan. Menebar senyum pada ibu-ibu hamil. Menjauh jika koas bau seperti kami mendekat. Apa yang dia harapkan? -------- -------- Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi karangan penulis. Semoga bisa memetik hikmah dan maafkan jika ada segala khilaf kesalahan dari tulisan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines