The Next King - White || Blanc

The Next King - White || Blanc

  • WpView
    Reads 82,656
  • WpVote
    Votes 9,817
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
[Sequel The Abandoned Kingdom] Sudah tujuh belas tahun lamanya semenjak pertempuran dengan penyihir gelap terjadi. Sudah tujuh belas tahun lamanya pula Roshelle de Rosemarie bangkit setelah seratus tahun terikat dalam kutukan dan ditelantarkan dunia. Selama itu, Raja Arion dan Ratu Evangeli telah membangun pemerintahan yang luar biasa. Berkat usaha mereka, nama Roshelle de Rosemarie semakin berkembang. Rakyat dari seluruh penjuru benua berdatangan untuk berkunjung. Setelah setahun perubahan luar biasa, lahirlah seorang penerus kerajaan. Seorang putra berambut emas seperti sang raja, bernetra kecoklatan seperti sang ratu. Anak itu lahir tepat ketika gerhana Matahari yang sangat gelap berakhir. Oleh karena itu, Ratu Eva memberi nama dia "Aisen" yang berarti "terang". Hal itu merupakan pertanda baik, sekaligus buruk. Dan sekarang, saat dimana sang penerus baru harus menghadapi arti di balik keberadaannya yang bahkan tidak dapat diketahui oleh peramal terbaik di kerajaan. "Seperti Matahari, dia harus bangkit bersinar sendirian. Dan jatuh terbenam sendirian pula." *** Copyright ©2020 by gmonmon all rights reserved.
All Rights Reserved
#218
haebaramencarinaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Curse Of Mahana (End)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Darah di Tahta Sunyi
  • ECLIPSE: Beneath the Surface
  • KERAJAAN BAYANGAN
  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • The price of a chosen path
  • Eldblood: The Beating Stone
  • DIAMOND MONARCH (Saga Of The Crystal Throne)
  • I'm Aurora (End - Terbit)

"Dengar wahai bangsa manusia. Aku Jhoan Nieve Diavolo, Raja dari kaum Mahana, penguasa kegelapan. Mengutuk bangsamu, kehancuran akan menimpa dunia, kelak keturunanku akan lahir di tengah-tengah kalian. Merekalah yang akan membalaskan dendam atas penghinaan ini!" Dengan kibasan sayap yang memenuhi hampir seluruh langit di atas kepala bangsa manusia yang berkumpul untuk mengusir kaum minoritas dari keramaian tempat tinggal mereka, sang penguasa malam menyerukan kemurkaannya, membuat gemuruh petir berkilat mencekam. "Kutanamkan kebencian di setiap sudut hatinya, serta kemurkaan. kucabut seluruh perasaan dan emosi darinya, menjadikan ia layaknya monster untuk pembalasan bangsa kami, atas segala hal yang telah kami korbankan untuk menjaga keseimbangan. Kalian yang telah lama kami jaga, pada akhirnya menodongkan senjata tanpa tahu malu. Sekarang rasakanlah kemurkaan yang sekarang kami timpakan." sang pangeran kegelapan ikut menyerukan amarahnya, mengayunkan pedang emasnya pada langit dengan kilat merah menyala dari ujung pedang tersebut. Kekecewaan menikam, merajam bahkan mempermalukan dirinya. Sungguh, kemurkaan saja tidak cukup. Kutukan bangsa Mahana memberikan mimpi buruk bertahun-tahun silam, kengerian di hari itu tidak ada satu pun yang melupakan. mereka yang melihat dapat selalu merasakan ketakutan itu, tak terelakkan kekacauan di dunia muncul. meski kaum kegelapan telah menghilang tanpa jejak, tak bersisa satu pun petunjuk di mana mereka tinggal, seolah lenyap dari permukaan bumi atau menghilang dari galaxy. namun, yang mereka tinggalkan tidak juga ikut tersapu oleh ketidak beradaan mereka. 10 Juli 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines