15 years lost virginity

15 years lost virginity

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 17, 2019
Dunia kadang aku tidak mengerti tentang mu dengan waktu yang terus berputar tanpa henti , entah semakin tumbuh dewasa semakin menyasali waktu yang sudah banyak ku sia-siakan . Dunia jelaskan apakah ada yang lebih menghancurkan harga diri selain harga diri seorang perempuan yang kehilangan keperawanannya saat masih berusia sangat muda yaitu 15 tahun ? . Dia tidak memikiran masadepannya kehidupannya kedepannya hanya karena atas nama "Cinta" Dia tidak memikirkan perasaan kedua orang tuanya semua itu lagi-lagi tertutup oleh hatinya yang beku karena pergaulan dan lagi-lagi atas nama "Cinta" . Selama 3 tahun lebih dia berada dalam lingkaran Dosa dengan laki-laki yang dia sebut kekasihnya , tidak ada penyesalan padahal itu sangat-sangat menyesatkannya dalam segala hal , dan tidak ada pemikiran dalam dirinya tentang suatu saat siapapun bisa meninggalkannya kapan saja termasuk laki-laki yang dia sebut kekasihnya itu . Sampai akhirnya pada suatu hari hal itu terjadi dimana laki-laki itu meninggalkannya dan menyebutnya wanita tidak berguna tanpa ada sedikit rasa iba terhadapnya apapun yang sudah dia lakukan memohon hingga bertekut lutut dihadapan laki-laki itu menjatuhkan "MAHKOTA" nya sebagai perempuan tidak membuat hati laki-laki itu kembali padanya . Dia menyerah dengan semua usahanya dia menyesali apa yang sudah terjadi dia merasa lebih hina dibanding wanita penghibur diluar sana yang masih memiliki harga untuk dirinya . selama 1tahun lebih dia mencoba bangkit dari keterpurukan saat ini usianya sudah mencapai 20 tahun dipikirannya hanyalah apakah ada laki-laki yang akan menerima kondisinya suatu saat dengan rasa sayang yang tulus , entahlah . Dia percayakan itu semua kepada tuhannya dan berharap tuhan memaafkannya . Yang bisa kita kutip dari cerita ini adalah untuk para wanita di dunia ini "CINTAILAH" dirimu bangun "HARGA DIRIMU" dan angkatlah "MAHKOTA" mu setinggi mungkin sebagai seorang wanita . JAKARTA , 18 JULI 2019 (N.A.A)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)
  • Narasi patah hati

[Spiritual - Sad - Romance] Judul awal : Mahligai Cinta Kirana || Hati Kirana hancur berkeping-keping. Lima tahun dia menunggu janji yang diikrarkan Fahri padanya untuk ditepati nyatanya semua hanya sia-sia. Lelaki itu justru menikahi gadis lain. Tak lama kemudian, Fawwaz--Ayah Kirana mengabari kalau ada seorang lelaki yang akan datang untuk melamarnya. Dia adalah Satria Naufal Ibrahim. Seorang pengusaha sukses di bidang industri yang namanya sudah dikenal banyak orang. Berusaha berprasangka baik kepada Sang Pencipta, Kirana akhirnya memutuskan menerima lamaran Satria dan berharap lelaki itu bisa menjadi obat dari luka hatinya yang belum sepenuhnya sembuh. Namun, lagi-lagi kenyataan menamparnya. Dia yang diharapkan dapat menjadi obat justru menabur garam pada luka yang dia rasakan. Membuatnya kembali jatuh, sejatuh-jatuhnya. "Berharap pada manusia itu sakit dan melelahkan. Bodohnya aku yang mengulangi kesalahan itu berulang-ulang ...." ~ Kirana Arsyila Fawwaz~ ____ "Aku tidak membencimu. Aku hanya menyesal kenapa harus dipertemukan, lalu dipersatukan denganmu dengan cara semenyakitkan ini ...." ~ Satria Naufal Ibrahim ~ ~~~ Note : * Cerita ini murni fiksi * Semua yang ada dalam tulisan ini sudah tercatat oleh Malaikat, siapapun yang berani mem-PLAGIAT maka akan dihisab di Pengadilan AKHIRAT! Cover by : Canva Start : 25 Mei 2024 Finish : _

More details
WpActionLinkContent Guidelines