PROTAGONIST

PROTAGONIST

  • WpView
    Reads 152,691
  • WpVote
    Votes 20,511
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 19, 2020
[DIBUKUKAN] Kara bukanlah sosiopat. Dia barangkali hanya pemeran utama yang lahir sebagai pemilik kata paling bebas, pelindung hak penuh murka, dan tempat sampah luka milik Kim Taehyung. "Ya, aku mencintaimu, Kara." Tentu saja Kara ingin percaya, tetapi dia tahu bahwa perasaan Kim Taehyung bukanlah sebenar-benarnya cinta. Ini hanya sebuah kisah aniaya, perlindungan yang diperkosa luka, serta pernikahan yang tak dijanjikan bahagia. Ya, lembar-lembar ini ingin menyampaikan pada kita, bahwa Kim Kara dan Kim Taehyung tidak pernah cocok untuk menjadi akronim nama. ©Elderwrite 19 Juli 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Penunggu Senja
  • DIFFERENT SIDE (TaeRin) - Season 1
  • Just, Give Me A Baby (M) - TaeRin
  • Sarang [Complete]
  • My Idol Is My Husband •KTH•   (Completed)
  • To Be Love ☑️
  • Won't Let Go || KTH
  • Hurt | VRene (Completed)
  • My Little Prince👑 .[ KTH X YOU ]✔

​"Aku selalu berandai bisa mendengar suaranya, menyentuhnya, menggenggam tangannya, lalu bertanya: apa yang kau tunggu setiap senja di sini?" - Kim Taehyung ​Setiap senja, di tepi Jembatan Banpo, ada sosok gadis yang tak pernah absen dari pandangan Taehyung. Ia asing, tak dikenal, namun entah mengapa, Taehyung merasa gravitasi gadis itu menariknya untuk terus kembali. ​Bagi Irene, jembatan itu bukan sekadar tempat melihat matahari terbenam. Itu adalah pusara kenangan tentang laki-laki yang pergi selamanya tepat seminggu sebelum janji suci mereka terucap. ​Saat takdir akhirnya mempertemukan mereka, Taehyung berusaha meruntuhkan tembok dingin yang dibangun Irene. Di antara bayang-bayang masa lalu yang belum usai dan debaran baru yang mulai mengusik, sanggupkah Irene melepaskan genggaman yang telah lama hilang untuk menyambut tangan yang baru? © Jeon KAVLA

More details
WpActionLinkContent Guidelines