Luna Azul

Luna Azul

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 18, 2019
"Puteri Luna, kau tahu bahwa kata terakhir di mantra itu adalah menyebutkan mantra bersama dengan cinta sejati" masih di pangkuan Puteri Luna. "Aku tidak tahu siapa cinta sejatiku, Pangeran Levine" meneteskan air mata. "Aku disini, akan menjaadi cinta sejati mu Puteri Luna. Aku mencintaimu dari kita pertama bertemu, kau masih ingat kan?" mengusap lembut pipi Puteri Luna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • Menunggu tanpa kepastian
  • Falling into you
  • Fade into the Moonlight [Selesai]
  • Memories.  (Sedang Dalam Proses Penerbitan Secara Indi)
  • Just A Second •VH•
  • Iridescent +Ryeonseung+ [✓]
  • PRINCE PSYCHO | NA JAEMIN ✅
  • Kisah Aku

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines