My Doctor My Bodyguard (End)

My Doctor My Bodyguard (End)

  • WpView
    Reads 51,078
  • WpVote
    Votes 2,735
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 26, 2020
Dengan tenaga yang tersisa Kinan mengarahkan revolvernya ke arah musuh namun sebelum dia menyelesaikannya. Terdengar lebih dulu suara tembakan bersahutan. Kinan menutup mata dan pasrah karena merasa tembakan itu di arahkan kepadanya. Namun, bukan tembakan yang Kinan rasakan. Pintu mobilnya terasa ada yang membuka. Dengan energi yang tersisa Kinan membuka mata dan melihat siapa yang menghampirinya. Kinan kira yang menghampirinya adalah malaikat maut ternyata sosok yang sangat ia rindukan. "Fahri?" Gumam kinan. Dengan hati-hati Fahri mengeluarkan Kinan dari mobil. Dia merengkuh dan menggendongnya. "Sekarang kau sudah aman, istirahatlah!. Maafkan aku datang terlambat" Kinan masih menatap Fahri dengan tatapan ragunya. "Apakah ini mimpi?" Gumamnya di dalam hati Fahri melangkahkan kakinya dengan mantap dengan Kinan yang berada di rengkuhannya. Tidak terasa pagi telah datang, udara sejuk yang menusuk, pemandangan laut yang indah dari ketinggian, serta semburat kuning di ufuk timur yang menunjukan bahwa sang mentari akan segera bersinar, menjadi pengantar Kinan melepas kesadarannya di pelukan Fahri. "Maafkan aku" lirih Fahri. #49_pengawal[16/06/20] #63_Laga[28/10/20] #973_Misteri[29/10/20] #54_Keren[3/11/20] #1_pshyco[15/11/20] Dilarang Copy Paste saling menghargai karya Salam Aksara 🙏 Happy Reading 😇
All Rights Reserved
#92
laga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End] Behind The Heart
  • HELLO WIFE
  • Jeslyn [ON GOING]
  • Sir Hemlock (#GLS1) [COMPLETED ON DREAME]
  • Dokter Hati di Tengah Jaga [MS 2]
  • Evando&Seraphine [END]
  • You Before Me [Completed]
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines