Perasaan Sajak ✔

Perasaan Sajak ✔

  • WpView
    LECTURAS 1,027
  • WpVote
    Votos 315
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadConcluida dom, feb 23, 2020
Tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana perasaan itu dituangkan. Betapa banyak luka yang harus dilupakan. Hanya untuk sebuah kebahagiaan. Namun, ketika kebahagiaan itu berhasil didapatkan. Bagaimana caraku mengutarakan semua yang sedang didambakan. Goresan hati yang kian berbeda sepanjang hari. Memberi tahu bahwa semua yang terjadi akan dibalas kembali. Melukai dan dilukai. Menyakiti dan disakiti. Menyenangi dan disenangi. Banyak hal yang kita tidak diketahui bahwa semua akan dibalas suatu hari nanti. ••••••••••••••• PERINGKAT #1 #2 SAJAK Jangan lupa vote dan berikan komentar! Terimakasih semuanya!
Todos los derechos reservados
#932
senang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Luruh [ FINISH]
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • H A R A P | Completed ✓
  • Pernah Patah
  • Ich Liebe Mama! ✓ [END]
  • "BECCA" ✔ [TERBIT]
  • Still The Same
  • Payung Untuk Berteduh | END

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido