Sebelum Ku Pergi

Sebelum Ku Pergi

  • WpView
    LECTURAS 65
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 18, 2019
WpInfo
Poesía
Pasti sulit bagi kita semua untuk kehilangan seorang yang kita cinta,apalagi saat mereka harus meninggalkan dunia ini? Menceritakan dua anak SMA bernama Rehan dan Tasha yang sudah bersahabat sejak mereka pertama kenal di bangku SMA kelas 1. Tapi ada hal yang mengganjal dari persahabatan mereka itu,dimana Rehan yang sudah memiliki pacar tetapi tetap saja lebih dekat kepada Tasha dibanding pacarnya sendiri,mungkinkah terselip cinta dibalik kata sahabat? baca sampai habis maka akan kalian temui jawaban dibalik tulisan ini
Todos los derechos reservados
#139
poem
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lantas (END)
  • go to the past✓
  • CEIYSA STORY (Completed)
  • Kisah kita✓
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • DION(End)
  • Love You, Good Bye [SELESAI]
  • ASRAR|
  • RAHSYA UNTUK NAURA

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido