Dari Pras, Hello Mara

Dari Pras, Hello Mara

  • WpView
    Reads 5,899
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2026
"Pras, cuma kita yang berantem sambil dansa." "Tanpa musik." "Aku pakai hoodie, kamu pakai jas rapi." Mahasiswi semester tiga fakultas seni. Semesta baik dengan segala rencana di masa mendatang. Rencana yang sengaja dirancang untuk mempertemukan gadis keras kepala dengan seorang dokter. Dokter pemilik ruang kesabaran tinggi, dipersiapkan untuk Desma, si gadis ngambekan. Prasetya baik terhadap orang-orang yang ditemuinya, ia suka bepergian, dan paling suka mengikat rambut Desma kala helaiannya diterbangkan angin. Pras suka Desma, upaya merebut perhatian gadis itu perihal tantangan yang menyenangkan. Mereka adalah deskripsi dua manusia yang diciptakan Tuhan untuk bersama. Bahkan hujan pun tak dapat menutupi bagaimana perasaan Pras. -Jakarta . (Probably some of u have read this before, I decided to reupload it after repairing some parts) Xoxo
All Rights Reserved
#980
mahasiswi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Be My Wife
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines