pangeran impian

pangeran impian

  • WpView
    Reads 581
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
"k-kau? bukankah kau?" ucap nayla terkejut "ya. itu lah saya, qiya. Azka Albyan Kahfi." ujar lelaki itu dengan wajah dingin nya. "b-bang alby?" lirih Nayla "kenapa Abang bisa ada disini?" tanya Nayla "kenapa? ini tanah air ku qiya. rumahku. tempat kembaliku." tegas Azka Atqiya Nayla Humaira. perempuan 20 tahun, yang sedang mengejar cita cita nya untuk mengobati banyak orang,ya dia ingin menjadi dokter. Azka Albyan Kahfi. pemuda 26 tahun, ustadz muda sekaligus CEO di kantor ayahnya. mereka adalah kawan masa kecil, dengan penuh kisah bahagia. kembali dipertemukan ketika usia sudah bertambah? bagaimana perasaan Nayla?
All Rights Reserved
#179
nikahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✓] HAZA || END
  • CINTA MAS DINGIN
  • ALSAKI
  • Males, ribet.
  • Cold Ceo's Favorite Wife
  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • KHITBAH KEDUA [Telah Terbit]
  • Takdir Sang Ilahi
  • My Past and Future (END)

SEBELUM BACA UTAMAKAN FOLLOW! SUDAH ENDING 🎀 ROMANSA ISLAMIC🎀 🎀CINTA DALAM DIAM🎀 JODOHKU TEMAN SEKOLAHKU "Ra, aku janji suatu saat nanti aku akan melamar mu dan menikahi mu!" ucapnya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba Zayyan berkata seperti itu? Aneh saja menurutku. Atau memang cintaku padanya tak bertepuk sebelah tangan. "Zay, jangan pernah mengumbar janji sebab kita tidak tau takdir akan mempertemukan kita atau tidak" ••• Haura mengenakan gaun putih yang menjuntai ke lantai, serta jilbab putih menutup dada dan juga cadar putih dengan manik-manik yang indah tak lupa mahkota yang lumayan besar itu bertengger indah di atas kepala. Sungguh anggun dan rupawan Haura saat ini. Disisi lain lebih tepatnya diruang tengah Zayyan sudah berjabat tangan dengan ayah Haura untuk mengucapkan kalimat qobul. Zayyan sudah menyiapkan mentalnya sejak semalam. "Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan dan kawinkan engkau Razeidan Al-Zayyan bin Rahman Ar-Rasyid dengan putriku Haura Huzaifah binti Muhammad Assegaf. Dengan mas kawin satu unit rumah, set perhiasan dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!" "Qobiltu nikahaha watazwijaha alal mahril madzkuur haalan!" Ucap Zayyan dengan satu helaan nafas. Saat itu juga Haura turun dari lantai atas bersama Naura dan Layla. Tak bisa dipungkiri bahwa hari ini hari yang sangat bahagia untuk Haura, bahwasanya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. *** Yukk baca kisah perjuangan cinta mereka >> Note: Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh dan beberapa hal yang terkait dalam cerita ini. Atas izin Allah ini semua murni dari pikiran aku:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines