Kennie [END]

Kennie [END]

  • WpView
    Reads 42,549
  • WpVote
    Votes 1,305
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Judul sebelumnya : Mengapa Aku Berbeda? Berganti : Kennie Mungkin sebagian orang tak mengenalku hanya melihat dari sisi kiriku. Aku hanya manusia biasa. Yang memiliki mimpi yang sama seperti mereka. Mungkin aku dikenal hanya sosok pejengan yang tak pernah di singgahi. Namun aku akan terus berusaha untuk membuktikan pada mereka yang menganggapku lemah dan remeh. Kutub, Pendiam, Bunglon, dan kutu buku. Itu panggilan mereka padaku. Tapi aku bersyukur memiliki keluarga angkat yang mau menerimaku apa adanya. Bagiku mereka adalah keluargaku yang sebenarnya, yang aku inginkan sejak dulu. Masalalu yang aku kubur dalam-dalam kini datang menghantuiku. Dengan rasa kecewa yang mendalam. -KENNIE AZZURA MAHENDRA- Stay Stories in my works Author Tahap Revisi Plagiat dilarang keras masuk di work ini Murni dari otak gue sendiri Real Original Stories 😎👌 Rank #1 Bunglon 16-01-2021
All Rights Reserved
#129
basketball
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dira-no
  • MY BELOVED STEPBROTHER √proses√
  • After possesive Psikopat [BELUM REVISI]
  • Different Twins [END]✓
  • THE WAY OF LOVE [ REVISI ]
  • BCS : RAGALATIFA [PREVIEW] TAHAP REPUBLISH
  • AMARA
  • AKSAFA (End)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Ugly Girl
Dira-no

Ternyata penyiksaan diri yang menyakitkan adalah berharap pada sesama. Banyak yang lebih indah jika aku tak mencoba menyelami bahagia yang nyatanya adalah suram, yang dapat diraba hanya kemuakan dan koyakan luka di dada. ___________ "Makanan favorit kamu apa?" "Gue suka bahagia lo." "Aku kan tanya makanan." "Iya. Bahagia lo yang bakal gue makan dan jadiin itu semua luka yang bakal lo derita." Setiap katanya penuh penekanan, membuat deru napasku ingin melayang. Sedangkan, tatapan tajamnya membuatku ingin menghilang dari hadapannya. Namun pada detik kemudian, tawa dari mulutnya melantun terdengar bahagia. Bibirnya membentuk sabit sempurna. Tangan besarnya mengelus rambutku, lembut. Aku mengerutkan kening. Bingung sekaligus takut. Ada apa? ----------------------- Start: 20 Juli 2023 Finish: >Karya orisinil saya, jika hanya mampir untuk plagiat, mending balik aja, saya gak nerima

More details
WpActionLinkContent Guidelines