Veysteria (A Ghost Diary)

Veysteria (A Ghost Diary)

  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing45m
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
NOTE: Ini adalah cerita lain dari project "Novel VEYSTALE" yang ada di link ini: https://cabaca.id/#/book/463/veystale-kisah-dari-sang-jurnalis-alam-gaib Please dibaca juga karena kedua cerita ini saling berhubungan.... =========SINOPSIS========= Bagi pembaca yang berkunjung ke page ini, aku ucapkan terima kasih karena telah menemukan tulisanku diantara ribuan tulisan yang bertebaran bebas di internet. Perkenalkan, namaku Veysteria. Kalian bisa memanggilku Vey. Ini adalah tulisan pertamaku, dan aku harap kalian menikmati apa yang kuceritakan di sini. Sedikit cerita, aku adalah cenayang-atau istilah lainnya, orang yang mampu melihat makhluk halus. Aku tidak peduli apakah kalian percaya atau tidak dengan ucapanku, yang jelas aku akan menulis apapun yang kutahu tentang 'Mereka'. Mungkin kalian akan berfikir, aku akan membuat kumpulan cerita horor-dikarenakan kemampuanku adalah berkomunikasi dengan mereka. Tentu saja aku tidak akan melakukannya (lol). Jujur saja, dari awal, ini bukanlah page tentang cerita horror. Tujuanku membuat page ini semata-mata hanya untuk membagi cerita dari 'Mereka yang telah kehilangan nyawanya'. Membagi kisah dari individu yang terjebak di antara dua dunia. Sosok yang akrab dengan sebutan hantu, roh penasaran, atau makhluk halus. Kalian tahu? Bagiku, 'Mereka' adalah sosok yang paling menyedihkan. Mereka mengalami kemalangan semasa hidupnya, dan setelah kehidupan itu berakhir-'mereka' bahkan masih belum bisa melepaskan diri dari 'hubungan' dengan dunia ini. Teruntuk pembaca, selamat datang di Veysteria (A Ghost Diary)! Dimana aku akan membawa kalian ke dalam kisah hidup dari 'mereka yang telah tiada.' 4 Jul XXXX- Tags: #Intro, #First Post #Diary of Ghost #Veysteria
All Rights Reserved
#708
misteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mawar Terakhir | (COMPLETED)
  • THE MARIONETTE GAME
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)
  • He's Mine Not Yours βœ“
  • Unspoken Things
  • π‘πšπ‘π¬π’πš π“πžπ«πšπ€π‘π’π« π‘πšπ²πͺ𝐚π₯ βˆ† 𝐂
  • DIA CINTA YANG LUAR BIASA

Maysarin Γ— Esra Wildan (karya 1) ----- 7/11/2023 - 13/1/2024 ----- Masa kecil Maysarin tidak indah seperti orang lain. Disaat dia dilayan buruk oleh ibu kandungnya sendiri, ada orang asing yang sanggup menghulur tangan untuk membelanya dengan baik. May tiada pilihan sebaliknya terima huluran tersebut lalu pergi jauh tinggalkan dukanya. Setelah meningkat dewasa, May kembali untuk tuntut haknya sebagai anak. Kehadiran Esra Wildan yang mengaku kenal dia sedari kecil membuahkan rasa ingin tahu dalam hati Maysarin. Siapa lelaki itu? Kenapa dia tiada memori tentang lelaki itu? "Awak siapa Es? Saya betul-betul tak ingat. Cerita lah detail lagi, mana tahu saya boleh ingat." - Maysarin "Itu tugas awak untuk ingat semula, saya tak akan bagitahu." - Esra Wildan. Cis! Lelaki itu memang banyak helahnya. Namun sedikit sebanyak sikap santainya buat May jadi selesa. Mereka kahwin dan hidup bahagia tanpa gangguan sebaliknya kisah silam yang terbongkar satu demi satu membuatkan May jadi rapuh. Dia boleh jatuh terduduk bila-bila masa sekiranya tiada Esra dibelakangnya. Kematian orang yang baik dengannya membuatkan May jadi semakin berani melangkah ke depan. Namun pahit untuk ditelan, musuh sebenar adalah darah dagingnya sendiri. "Kau ni May memang lahir untuk hidup malang. Tuhan pun benci anak haram macam kau. Takdir? Takdir kau balik-balik buat orang yang dekat dengan kau mati dan kau akan dicaci maki sebab berpunca dari kau. Seperti sekarang ni lah, aku maki kau sebab kau buat ayah kau mati." - Puan Amelia "Bila fikir balik kan... May ni memang bawa sial." - May "Tiada orang yang lahir malang ke dunia. Tiada orang yang hidupnya bawa sial. Apapun yang terjadi, kita sebagai hamba-Nya harus berpegang pada takdir. Ajal maut bukan urusan kita." - Esra Ah! Andai saja lelaki itu bukan suaminya pasti sekarang dia sedang terkontang-kanting bertahan sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines