Pisco and The Diamond Thief

Pisco and The Diamond Thief

  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2014
"Jika kemerdekaan tepat diujung kematian, aku akan mengambilnya!" "Tidak tanpa aku, Pisco," sergah Relova - melingkari perutnya dengan kedua lengannya. Angin semilir berhembus kencang di ujung tebing yang menghadap ke cakrawala. "Kumohon, ini tidak aman bagimu!!" kata Pisco. "Kalau memang aku hidup untuk ini, kenapa aku harus berontak menghindarinya? Aku tidak peduli jika ini berakhir sia-sia atau saat aku mati denganmu nanti."
All Rights Reserved
#400
perang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Promises
  • BULIR CINTA [END]
  • Misterius Boy
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Crazy Couple [End] ✔
  • DEAR SOPHIA
  • GYPSOPHILIA
  • Bukan Denyut Terakhir, kan?

"Pernah gak sih kamu berfikir atau ngerasa kayak gitu? Ngebayangin kalau dunia kamu aneh dan kosong kalau gak ada orang yang kamu sayang?" Shafira menganggukan kepalanya. "Every time since I met you." Gumamnya pelan. "Dan aku udah pernah ngejalanin hari tanpa kamu, and indeed, it is weird." Revaldo memeluk Shafira dengan erat dan perempuan itu membalas pelukan Revaldo. "I don't want to feel that way anymore." Shafira menepuk- nepuk punggung Revaldo. "Me too." -Complete- 29 juli 2017 - 21 januari 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines