Ya Habibal Qalbi

Ya Habibal Qalbi

  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 3, 2019
Kisah cinta di dalam diam...Mencintai laki laki yang selalu perhatian kepadanya..Begitupun dengan laki laki yang di cintainya..Mereka sempat berta'aruf.. Namun kisah cinta nya kandas setelah laki laki yang di cintainya harus pergi untuk selama lamanya..Sempat merasa sangat frustasi..Namun ia mengingat Kata Abinya.. Ia juga mempunyai tiga orang sahabat kecil.. ia selalu menampilkan senyum yang cantik di balik cadarnya..namun di balik hal itu ia menyimpan berjuta kesedihan karena kehilangan orang yang sangat ia cintai setelah beberapa bulan kematian laki laki yang di cintainya.. Ia tidak pernah mencintai laki laki lainnya..Akhirnya umi dan abinya sepakat untuk menjodohkannya.. kalo mau tau kisah selanjutnya baca aja yaa...insya Allah bagus...semoga suka yaa
Todos los derechos reservados
#606
maaf
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BUKAN PILIHAN KU
  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • AmiKa [NOVEL] SELESAI✓
  • Cinta Dalam Do'a | END
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • 1. Diam Dalam Cinta (end)
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Cinta luar biasa dari orang biasa.

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido