One Day For Ever (Sudah Terbit)

One Day For Ever (Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 260,426
  • WpVote
    Votes 14,634
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 6, 2023
CERITA MAINSTREAM (Bab sudah tidak lengkap) Aurora Wulandara baru saja menikah dengan mantan bosnya, Kairo Argantha. Aurora, si cewe ribet menikah dengan laki-laki cuek nan santai seperti Kairo? Yang benar saja!? Masalahnya mereka tidak pernah memiliki hubungan sama sekali! "Mas tuh sebenarnya cinta nggak sih sama aku!?" "Hm." "Apa jangan-jangan Mas cuma terpaksa nikahin aku ya!?" "Tidur, Ra udah malem. Nanti subuhnya telat."
All Rights Reserved
#343
aurora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamahku Guruku
  • Emergency Married
  • Remnants of A Wedding Plan ✅
  • 6 Month Contract
  • My, Oh My! [END]
  • Positif Cuek 100% (SELESAI)
  • RELUCTANTLY YOURS
  • Our Marriage Life? [ Indonesia ]

Karisa menatap heran seorang ibu dihadapannya yang sedang memelas, meminta agar keinginannya dipenuhi. Di satu sisi, Karisa tidak tega menolaknya, mengingat kebaikan dan ketulusan yang sudah diberikan suami istri ini untuknya dan Kevin. Tapi, di sisi lain, ia tidak mungkin mau dijodohkan, apalagi dengan laki-laki yang belum pernah ditemuinya. "Maksudnya kita.... Saya dan kak Ken... Menikah, gitu??" Kenzo mengangguk sambil tersenyum membenarkan pikiran Karisa. "Ya, kita menikah demi Jojo. Jujur saya belum tahu bagaimana perasaan saya terhadap kamu, tapi saya tidak bisa membayangkan kalo suatu hari kamu menikah dan pada akhirnya kamu menjauh dari Jojo. Dia pasti terluka kembali. Saya bisa melihat betapa erat hubungan kalian berdua." Karisa tidak dapat berkata apapun saat ini, lidahnya kelu, pikirannya masih belum bisa mencerna dengan baik ajakan nekat bosnya. Mata mereka masih saling beradu pandang. Kenzo memberanikan diri memegang tangan Karisa dengan lembut. "Tolong kamu pikirkan, saya tidak memaksa agar kita menikah secepat mungkin, hanya saja saya ingin kamu tidak di cap buruk oleh orang-orang nantinya, karena kamu akan sering mengunjungi Jojo. Setelah menikah, saya akan membebaskan kamu mengejar cita-citamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines