Raja petir

Raja petir

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Aksa tidak menyangka akan berada dalam peristiwa mengejutkan ini. Berbicara dengan hewan adalah kebiasaannya, namun bagaimana jika hewan itu benar-benar bisa berbicara kepadanya? Aksa dibawa ke dunia hewan, pada situasi perpecahan bangsa ular dan kucing. *terbit setiap hari selasa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cross the Line (𝐁𝐞 𝐘𝐨𝐮𝐫 𝐌𝐨𝐧𝐬𝐭𝐞𝐫)
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • Renyuha And Her Dream
  • Cerita Malam Jum'at
  • DANADYAKSA
  • Dermaga
  • Red String Theory
  • Maaf Bila Aku Tak Sempurna, Ayah | Aksa Sastra
  • Aska
  • Nightmare Diary

Dia Angkasa Dewangkara, yang semua orang kenal sebagai manusia tanpa belas kasih. Seperti namanya, Angkasa tumbuh bersama rasa percaya diri setinggi langit, berkuasa atas banyak hal, dan tentunya bersahabat dengan angkara yang selalu menyelimutinya. Angkasa tidak mengenal apa itu hati nurani, apalagi kasih dan cinta. Sejauh ini, dia tidak tertarik untuk mengenal berbagai macam perasaan itu lagi. Yang sekarang ini Angkasa tahu, dia datang untuk membawa derita bagi orang-orang yang meragukan dirinya. Angkasa tidak menggantungkan diri pada orang lain, tetapi Angkasa membuat orang lain bergantung padanya. Angkasa tidak pernah menjadi mangsa, karena dia adalah pemangsa. Saat Angkasa sudah menetapkan targetnya, tidak ada seorangpun yang bisa melepaskannya dari Angkasa. Sebuah pengkhianatan membawa Angkasa pada kematiannya, yang berujung membuat jiwa Angkasa masuk ke dalam tubuh seorang karakter figuran novel. Seseorang yang semua orang kenal dengan nama Gardan Angkas Stara, karakter yang akan mati pada bab keempat novel, tubuh itulah yang Angkasa masuki. Namun bagaimana jadinya jika seorang remaja tanpa sengaja menarik perhatiannya, hingga membuat Angkasa, sang manusia penuh angkara bersedia untuk melunakkan hatinya? Akankah Angkasa berubah? Atau malah malah merubah orang itu agar menjadi sama dengannya? "Kenapa harus dia, Angkasa?" "Karena cuma dia yang gue mau." Ingat, tidak ada aturan yang tidak bisa dia rubah dan tidak ada batas yang tidak bisa dia langgar, termasuk seluruh aturan dan batas yang Angkasa ciptakan sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines