Pugna
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2019
Mungkin hari ini kita kecewa dengan takdir Tuhan karena tidak sesuai dengan semua yang kita rencanakan. Mungkin hari ini kita akan menangis karena semua impian tidak menjadi kenyataan. Mungkin hari ini kita akan berkata, hidup ini tidak adil. Tuhan tidak sayang padaku. Tapi besok atau lusa, kita akan tersenyum bahagia dan mengucap syukur. Ternyata semua kesulitan, segala kepedihan dan kesakitan kita dahulu adalah bagian dari proses kebahagiaan yang kita dapatkan.
All Rights Reserved
#107
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECHOES FROM THE FORGOTTEN || BL HALITAU FANTASY AU-Boboiboy Elemental Ship
  • Protection
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Delayed happiness
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Your Presence [End]
  • Paket dari Tuhan
  • Moon in the middle of two suns
  • LUKA!

Di Dunia ini, kita nggak sendiri. Dalam dimensi waktu yang lain, ada diri kita yang lain juga. Kehidupannya bisa berbeda tipis, atau bahkan berbeda seratus delapan puluh derajat. Taufan Iris mempelajari konsep baru soal 'penjelajah' yang katanya pernah atau justru sering berpindah dimensi. Sekali dua, dia memimpikan menjadi seorang penjelajah karena situasinya saat ini, rasanya nggak bisa dikatakan tenang. Tapi menurut Halilintar von Emilien, Penjelajah itu cuma omong kosong yang dikarang buat dongeng anak anak. Halilintar nggak setuju sama orang orang yang mengaku pernah menjelajah. Semuanya kosong. Taufan Iris akan terus menyalakan lilin harapan, bahkan saat Halilintar von Emilien terus menerus mematikan sumbunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines