Love You Ray

Love You Ray

  • WpView
    Leituras 15
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jul 23, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
" Karna biasa menjadikan sebuah rasa. " "Kenapa si lo tetep baik ke gue, gue itu udah banyak bohong ke lo, udah ga jaga kepercayaan lo." Ucap Ray dengan merendahkan suaranya dan menatap wajah gadis di depan nya. "Gue nggak tahu kenapa." Jawab Key dengan menundukkan kepalanya dan menahan sesak dalam dadanya sebenarnya. "Gue pernah bilang kan, jangan terlalu sabar jadi orang. Jangan terlalu bodoh, tau nggak sih. Kenapa lo nggak benci aja ke gue, kenapa lo selalu maafin semua sikap gue." Ucap Ray dengan nada yang sedikit lebih tinggi dengan memegang dan menatap wajah sendu sahabatnya. "Gue bodoh emang, gue begok banget. Gue selalu maafin lo, gue selalu tetep ada buat lo, selalu jaga perasaan lo dan kalo lo tahu, lo tu spesial buat gue, lo tu beda dari mereka semua. Gue sayang sama lo Ray." Jawab Key dengan menunduk dan meneteskan air matanya yang menandakan semua ketulusannya
Todos os Direitos Reservados
#463
setia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • tentang sebuah rasa
  • perfect house
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • BUNGKAM
  • Aku Adalah Lukamu
  • DIKANESHA
  • BENCI- Benar Benar Cinta

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo