Love You Ray

Love You Ray

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
" Karna biasa menjadikan sebuah rasa. " "Kenapa si lo tetep baik ke gue, gue itu udah banyak bohong ke lo, udah ga jaga kepercayaan lo." Ucap Ray dengan merendahkan suaranya dan menatap wajah gadis di depan nya. "Gue nggak tahu kenapa." Jawab Key dengan menundukkan kepalanya dan menahan sesak dalam dadanya sebenarnya. "Gue pernah bilang kan, jangan terlalu sabar jadi orang. Jangan terlalu bodoh, tau nggak sih. Kenapa lo nggak benci aja ke gue, kenapa lo selalu maafin semua sikap gue." Ucap Ray dengan nada yang sedikit lebih tinggi dengan memegang dan menatap wajah sendu sahabatnya. "Gue bodoh emang, gue begok banget. Gue selalu maafin lo, gue selalu tetep ada buat lo, selalu jaga perasaan lo dan kalo lo tahu, lo tu spesial buat gue, lo tu beda dari mereka semua. Gue sayang sama lo Ray." Jawab Key dengan menunduk dan meneteskan air matanya yang menandakan semua ketulusannya
All Rights Reserved
#464
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • perfect house
  • GILANG ABRAHAM
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • BUNGKAM
  • DIKANESHA
  • My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP
  • Aku Adalah Lukamu

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines