Senja & Renjana
Senja itu.. ia tulis sebuah sajak yang lain dari biasanya... bukan tentang nelangsa, namun tentang kebahagiaan hari itu yang dia rasa saat melihat seorang gadis bercadar di Kantin sekolahnya.
" Hari ini... Lensa mataku menangkap objek indah....
Tergambar jelas... Nyata... Tegak... Diperbesar
Dengan kekuatan Lensa Maksimum....
Ada Resonansi lembut terasa dalam sukma....
Mungkinkah ini cinta?....
Atau hanya rasa sesaat...."
-Ihsan-
Sebelum hari gelap dan bintang gemintang menghias malam, Ihsan beranjak dari tempat yang mendamaikan itu, ia kembali melanjutkan perjalanan pulang untuk mengistirahatkan tubuh dan mengumpulkan semangat baru untuk hari esok.