A BA SA   SEPARATION

A BA SA SEPARATION

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 21, 2019
Di cintai atau mencintai? Mencoba membuka hati mengalahkan ego sendiri atau berjuang mati mati an tanpa merubah apapun?. Kapan berhujung saling mencintai??? Atau bahkan akan saling menyakiti terus menerus. Abasa li kafka Sayuna kamalia Adela kafaza. Alam cahya " abas, ayolahhh mainnn kerumah yuna lagi" ucap yuna dengan wajah memelasnya. " nggak bisa una" jawab abas dengan judesnya. Tanpa memerdulikan ekspresi yuna abas langsung pulang , meninggalkan yuna dikoridor depan kelas 11mipa yang mulai sepi. ~~Abas beda banget, kenapa si??. Kan harusnya abas seneng yuna bisa balik lagi kerumah dibandung~~ YUNA ~~maaf yuna~~ ABAS Wajib baca ya!!!. Jangan lupa bersyukur hari ini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Matahari
  • Dandelion [Completed]
  • ALEAGAS [END]
  • My Neighbor [Sudah Terbit]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Restu Tuhan
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • F A K E ? [End]
Matahari

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu-!" "Gue haus, Aru-haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines