Aku Bukan Untukmu

Aku Bukan Untukmu

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 12, 2019
"Semoga kamu bahagia disana ya dit" Kataku lirih dengan nada sendu, dan berusaha menyimpan air mata, agar tidak keluar. "Aku ga akan bahagia, bahagia ku cuma bersama kamu sa" jawabnya lirih. Tahan sa, Lo harus kuat. Lo ga boleh nangis di depan adit. Aku menyimpan segala kesedihan ku, dan berusaha agar air mata ku tidak jatuh. Dan ku tunjukkan senyuman untuknya, meskipun senyuman ini adalah senyuman kepedihan tapi aku harus berusaha tegar dan kuat di hadapannya. "Dit, kebahagiaan kamu itu bukan bersamaku. Tapi bersama Rika" kataku dengan senyuman dan menepuk pundak nya dengan pelan "Rika?" Adit mengernyitkan dahi, kelihatan sekali ia bingung dengan perkataanku. "Iyaa, Rika dit. Rika yang tulus sayang sama kamu, dan sangat menginginkan kamu. Dia juga ga pernah menyia-nyiakan kamu dit. Gak seperti aku, aku yang sudah menyiapkannya kamu, aku yang sudah menyakiti kamu berulang kali, dan aku gak pernah menghargai perasaan kamu terhadap aku dit. Dan aku yakin kamu pasti bahagia dengannya" Setelah bertahun-tahun jadi readers akhirnya aku mencoba hijrah dan belajar jadi writer, maaf kalau masih amburadul ceritanya, karena ini cerita pertama aku. Semoga kalian suka ya dan terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. Jangan lupa vote dan komen ya 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • Love & Lost
  • Perjalanan Cintaku...
  • She(r)
  • Jangan Pergi, Ayi
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Full Of Scratches
  • MY LOVE STORY
  • [2] Keluarga Kaktus | Ondah Family

"Kalo seandainya gue pergi ninggalin lo dan dunia ini, apa yang akan lo lakuin?" "Gue gak bakalan lakuin apapun. Jika itu takdir Tuhan gue gak bakalan bisa mencegahnya. Sekalipun gue janji buat bahagiain lo." "Hmmm..." "Hahaha.... Ternyata hidup sesimple itu. Apa yang baik selalu pergi tanpa diminta." "Gue boleh minta satu hal gak dari lo?" "Apapun itu." "Jika gue pergi lo harus janji jangan nangis, jangan sedih, dan lupain gue. Buat hidup lo bahagia tanpa adanya gue." "Akan gue coba. Gue boleh minta satu hal juga dari lo?" "Yah.." "Jangan lupain gue. Dan katakan pada diri lo sendiri kalo lo gak bakalan pernah pergi dari gue apapun yang terjadi. Karena gue yakin seberapa besarpun usaha gue buat lupain lo itu gak akan pernah berhasil. Karena lo udah jadi satu-satunya orang yang gue sayang dan ingin gue bahagiain selain nyokap." ******** Ini cerita tentang seorang gadis SMA yang tak pernah tahu bagaimana rasanya kasih sayang orang tua di usia remaja. Hidupnya berubah setelah seseorang hadir memberi warna disetiap harinya. Hingga suatu keadaan benar-benar mengubahnya. Baca yuk siapa tahu suka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines