GAME!
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 25, 2019
Glen Radar. Dia adalah anak biasa seperti anak remaja Lainnya. Tidak memiliki kelebihan maupun kekurangan. Hanya saja Ayah dan ibunya Seorang pekerja keluar kota maupun negri. Jadi dia sering ditinggal tetapi hal itu tidak dapat merusak kelangsungan hidupnya. Karena memiliki sahabat-sahabat yang baik. Hingga suatu hari Glen serta sahabat-sahabatnya mengalami kejadian yang tidak di ingin-kan. Terseret dan terjebak didunia Game. Uptadenya : Setiap Minggu Ikuti @MukitWirabuana. Dan tolong di Support ^_^ #Cerita lain: - Dunia Supranatural
(CC) Attribution-ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Bakwan Fight Back : ParaSide [lagi revisi]
  • TK A
  • [SLOW-UP] THREE⏂⃟ViFan S2 x Reader!
  • 3 Days
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • Laut & Langit
  • Identitas Yang tersembunyi...
  • Di Balik Tirai Merah

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines