Terkadang hidup seperti fenomena yang muncul, seperti senja yang buta akan pagi, menjauhi siang dan mendekati malam, tanpa ia sadari malam tak selalu mau menampakan gemerlap bintang dan kemolekan rembulan, bahkan ia sering memberi hitam pada awan...namun kehadirannya selalu di nantikan...
di sisi lain ada matahari , yang datang dengan jeripayah nya, yang membakar diri hingga merah ,tapi sayangnya tidak ada yang mau menatapnya,
hmmm yah begitulah ,,, seperti aku , yang tak pernah kau lihat meski terpampang nyata...
Seperti Lilin yang yang tak pernah melihat cahaya, namun dia yang memancarkan cahaya, seperti Lilin yang dianggap ada jika lampu tak berguna, seperti Lilin yang mengorbankan dirinya sendiri demi menerangi seluruh ruangan
Jiwa kuat ini terus bertahan, Walau yang tersisa hanya serpihan kaca, melodi indah yang diiringi dengan isakan tangis tak berdaya, detik ini juga aku menikmatinya, mata indah yang kudapatkan dari tuhan inilah yang kusebut anugerah, namun akankah terus menjadi kesyukuran jika yang kulihat hanyalah keburukan dunia?.