Di balik huruf dan jeda, ada rasa yang tak sempat tertulis saat itu. Aku menulis bukan karena aku kuat, tapi karena aku pernah runtuh. "Sementara di Hatimu" adalah luka yang kubungkus jadi cerita. Jika kau pernah mencinta lalu tersisa-mungkin, ini juga tentangmu.
More details