Bintang jalan di Tokyo

Bintang jalan di Tokyo

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 24, 2019
Islam memang Agamaku , itu tertera jelas di KTP Tapi, aku tidak tahu menahu soal Islam Seperti cara beribadahnya atau cara berdoanya Di rumah ku Ada satu buah Al-Qur'an Tapi , tidak pernah ku buka dan ku baca Dalam agama , Aku disebut seorang muslimah tapi bagiku , aku tidak pantas untuk mendapatkan julukan seperti itu Bahkan, di dalam Darahku tidak ada jiwa Seorang muslimah sekalipun . Jika seorang Muslimah harus menutup Auratnya dan mengenakan Jilbab Lain halnya dengan ku yang mengumbar Auratku ke semua Laki laki yang melihatnya . Rumah ku juga bagus dan cukup besar , tapi entah kenapa aku selalu merasa pengap dan selalu merasa sempit Aku juga selalu di kelilingi oleh kebahagian Duniawi tapi entah kenapa Hati kecil ini tetap menangis Kenapa? Kenapa?
All Rights Reserved
#2
hidupbebas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adira-Axel (Completed)
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Destiny (Complete)
  • Hidayah
  • Detik Datang Dan Pergi
  • REVAN [SELESAI]
  • Tunduknya Senyuman
  • SENJA UNTUK ALESHA

Rank #1 muslimah-26/11/2019 Rank #1 religi-16/04/2019 Rank #1 kehidupan-14/07/2019 Rank #2 lifestory-29/06/2019 Rank #2 kehidupan-07/07/2019 Rank #2 hijab-02/01/2020 "Kerudungnya lebar amat, apa nggak gerah? Pakaianmu itu kuno, kayak emak-emak. Sesekali pakailah yang seksi." Axel menaikkan alisnya dan tersenyum padaku. Yang aku tak suka, ia mengedipkan mata. "Seksinya perempuan itu untuk suaminya seorang," balasku tanpa menolehnya. "Wow... Berarti aku harus jadi suamimu dulu ya, biar bisa lihat seksinya kamu." Lagi-lagi ia senyum penuh arti. "Nikah yuk," lanjutnya sekenanya, seakan ajakan menikah bisa dijadikan bahan candaan. Aku terdiam. "Ayolah jawab. Aku mengajakmu menikah...." Kutatap dia sepintas lalu kualihkan tatapan ke arah lain. "Jangan bercanda," sahutku. "Aku serius." Dan aku masih membisu. Pria selengekan sepertinya tak pernah serius menjalani hidupnya. Kuliah saja buat mainan, begitu juga dengan hati perempuan. ***** sekuel My Baby, My Strength Tentang Adira, Gadis berhijab yang tengah belajar menapak dunia dengan keterbatasan yang menjadi keistimewaannya. They try to bully me.. They try to show that being special means you have to be perfect.. And I will prove that I'm special just the way I am.. I'm special in my imperfection.. And I have many reasons to embrace my imperfection. Aku gadis dengan tangan yang tak berjari... Aku gadis dengan meromelia. Aku istimewa dalam ketidaksempurnaan.. @archaeopteryx 5 April 2019-14 September 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines