The Dark Effulgence

The Dark Effulgence

  • WpView
    Reads 394
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 1, 2019
Story by: @SIGN0RINA Seorang gadis terkenal periang bagi orang luar sana yang mengetahuinya, siapa sangka bahwa itu adalah topeng untuk mencari mangsanya. Musik instrumental mellow menghiasi suasana gelap ini. Kaki kuning langsat gadis itu berjalan dalam kegelapan dengan lilin yang dipegang untuk mendapatkan sedikit cahaya. Ia masuk ke sebuah tempat, meletakkan lilin di atas rak yang dipenuhi tumpukan bebukuan. Berdeku di hadapan kamar yang dibaringi jasad mutilasi seorang pria. Tersenyum sengit sembari membelai puncak kepala seorang pria. ______ Gadis itu melangkah ke ruang lain. Terlihat sebuah papan tulis besar yang dicoret berbagai macam tulisan, foto-foto target pembunuhan yang melekat di papan, juga kertas berisi tulisan tangan. Salah satu tangan gadis mengambil pisau, melukai telapak tangan satunya sehingga disemehi darah. Setelah itu, antusias melempar pisau itu ... Sraat! Hingga mengenai foto target pembunuhan berikutnya, seorang pria.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Am I Scary?
  • Red Thread Between Sand and Blood (Sasori x Sakura)
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • MINE TO OWNED 🔞 ✅

Elios Lison Adalah seorang pria buruk rupa yang jauh dari kata sempurna. Hari hari yang ia lalui selalu bertemankan penderitaan dan kesepian. Ada saja cemohan dan cibiran datang setiap satu langkah kaki ia berjalan. Hingga ia memutuskan untuk menutup mata dan telinga lalu bersembunyi disudut ruangan yang hanya ditemani setitik cahaya rembulan. Namun satu ketika, datang seorang gadis cantik jelita mengulurkan tangan mengajaknya keluar dari jurang kekosongan. Dan berakhir dengan ia yang mencintai si cantik hingga cintanya jatuh terlalu dalam dan berlanjut pada tahap yang lebih gila dari obsesi. Selalu melakukan dan menghalalkan segala cara, agar si cantik tetap berada dalam dekapannya dan hanya menatap kearahnya saja. "Hiks hiks kak El, ikan Evelyn mati lagi." tangis si cantik. Tak ada jawaban. "Kak?" El tersenyum lembut menatap Evelyn "Mungkin ikannya tak suka dengan Evelyn." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines