Excerpt:
"Orang-orang di sini udah pada gila kali, masa gue gembrot begini dibilang seksi..." gerutuku kesal.
"Mereka bukan gila, tapi tergila-gila, padamu," ujarnya lembut, seraya melemparkan tatapan mesra padaku.
"Idih...apaan sih. Jijik gue dengernya. Seumur hidup, gue gak pernah dibilang seksi. Cantik iya, seksi enggak. Gak usah ngaco deh!" sergahku.
"Kamu ingin aku menjabarkan keseksianmu satu persatu? Pipimu yang bulat itu, akan sangat pas di tanganku ketika aku mencium bibirmu dengan ganas. Lenganmu yang berisi, akan menjadi pegangan yang kuat saat aku mendorongmu ke dinding dan mencumbu lehermu yang tersembunyi di bawah dagu. Dan dadamu yang penuh itu, aku sanggup menjilati dan mengulumnya semalaman tanpa pernah merasa bosan. Perutmu yang empuk, akan menjadi bantalan yang kuat saat aku menghujam ke dalam tubuhmu, dan menyatukan tubuh kita dalam irama syahdu percintaan penuh kenikmatan. Aku bahkan tak sabar untuk meremas pantatmu saat kau menjepit tubuhku dengan dua paha besar yang lembut itu."
Astaga! Aku menelan ludah, tak mampu berkata-kata. Gambaran yang dihasilkan dari kalimatnya barusan tak mampu kuhapus dari pikiranku. Bagaimana bisa dia bernafsu dengan cewek gendut sepertiku?
"Masih merasa kamu gak seksi?" dia bertanya dengan seringai nakal bertengger di wajahnya.
Aku hanya diam, menyadari satu hal penting, bahwa di bawah sana, aku sudah sangat basah gara-gara dia.
"Pertunangan kita ini harus dirahasiakan!"
Begitu kesepakatan Kama dan Gege sebelum keduanya melakukan kegiatan KKN 111 Desa Welasasih. Hubungan pertunangan yang hanya diinginkan oleh dua pasang orangtua sementara Kama dan Gege menyatakan tidak saling suka.
Yang semua orang tahu Kama punya pacar bernama Laika. Yang semua orang tahu, Gege tidak terikat dengan siapa-siapa.
Namun, seiring berjalannya waktu, rahasia yang sederhana ternyata lama-lama ingin menunjukkan diri pada dunia. Ternyata, Kama tidak terima saat banyak laki-laki yang mendekat pada Gege dan menyatakan suka. Ternyata, usaha Gege sia-sia saat diingatkan bahwa cinta pertamanya adalah Kama.
Ketegangan terus berkembang, hingga semua masalah bermunculan dengan sembarangan. Jadi, bagaimana Kama? Kamu tetap pada Laika atau memutuskan kembali pada Gege dan menyatakan suka?
24/11/24