Tak Seindah Bintang

Tak Seindah Bintang

  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ini bukan saquel dari SERPIHAN, tapi masih saling berkaitan. Jadi alangkah baiknya baca SERPIHAN terlebih dulu :v Warning!! Mengandung banyak kata kasar, hehe. ________________ "Inda!" Menghentikan langkah, sontak gadis dengan seragam abu-abu itu berbalik menatap sesosok manusia yang berperan besar menggoreskan luka di hatinya. "Mau sampe kapan Lo kek gini terus? Ini bukan Inda yang gue kenal." "Dari awal gue emang udah asing Bin, lagian gue cuma main-main kok." Ujar gadis itu dengan senyum licik nya. "Murahan-_" "Pfftt, lucu Lo ya." Kelakar amat jenaka Inda keluarkan agar perih akibat ucapan kasar itu tertutupi. Tidak, seorang Dewinda Purbasari tidak boleh lemah di depan pemuda brengsek ini, Bintang Prayoga Dirgantara. "Kenapa Lo gak pernah ngerti, ha? Sikap bar-bar Lo yang kayak gini buat Afia takut." "Sebegitu pedulinya ya, rasa takut Afia lebih penting dari perasaan pacar Lo sendiri." "Lo kan tau.. Afia sakit, dan dia butuh gue" Frustasi Bintang serupa bentakan, karena sekali lagi ia ingin mengingatkan gadis di depannya ini. Tersenyum tipis dengan bening air mata yang mulai menebal, Inda mendekat "Terus gue ngga? Lo pikir cuman Afia yang sakit? Dan hati gue engga, gitu? Sakit Bin, ketika gue berusaha bertahan menerima semua cacian orang tentang betapa buruknya harga diri gue demi hubungan ini, dan Lo? Untuk peduli aja ngga pernah." "Dewinda.." Cicit Bintang sekali lagi, "Lupakan! gak ada pengaruhnya juga gue ngomong ini." Mengusap kasar wajahnya, Inda mulai mengambil aba-aba pergi. "Ah iya, satu lagi. Lo bebas sekarang, bahagiakan 'dia' sesuai janji dan gausah pedulikan gue." Kali ini Inda benar-benar mengambil langkah pergi, ia hanya akan menyakiti dirinya sendiri jika terus bersama Bintang. . . . Karena Bintang nya kini sudah tak seindah dulu.
All Rights Reserved
#5
inda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • RAJAWALI
  • Stay (Away)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • BarraKilla
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • DRABIA [END]
  • (Not) A Dream School (On Going)

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines