Temporer
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
Kita gak akan pernah tau pada siapa hati akan jatuh, entah pada orang yang salah ataupun pada orang tepat. Tapi terkadang saat kita suka sama orang ternyata orang itu hanya menganggap kita ga penting atau bahkan angin lalu, sedangkan saat orang suka sama kita ternyata kita gak tertarik sama sekali. Gitukan hidup? Ceritanya gak beda jauh sama perasaan yang lagi dilaluin sama Kia. Kadang kehilangan orang yang kita sayang meski kita belum memilikinya ternayata menyisakan luka juga yah. sakit bukan? begitulah perasaan Kia secara garis besar. Menuntut untuk ditenangkan tapi bukan siapa-siapa, menahan untuk tetap tinggal ternyata hanya paksaan sebuah ego saja.
All Rights Reserved
#788
senior
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WISHES.
  • hati yang tak pernah di pilih [END]
  • Backstreet.
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Bukan Kita D.A.N
  • Seharusnya Aku Tau | ✔
  • Till I Meet You
  • TAK BERSAMBUT
WISHES.

Penghianatan yang Natan lakukan sangat berdampak besar dalam perubahan hidupnya, ketika akhirnya Keira memutuskan pergi. Natan mendadak kehilangan diri dan merasa hampa tanpa hadirnya sosok Keira. Akhirnya Natan menyadari bahwa Keira memilik arti penting dalam hidupnya. Natan sangat berharap ia memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka. Namun Keira lebih memilih pergi dibanding bertahan. Dalam satu kesempatan mereka kembali dipertemukan. Namun pertemuan itu justru banyak melukai hati Natan; di mana Keira hadir bukan sebagai miliknya melainkan Ridwan, sang kakak. Ya, Keira gadis yang ia cintai dan rindukan datang sebagai tunangan sang kakak. Itu justru membuat sejuta garis luka dalam sekujur tubuhnya. Akan tetapi, Natan tetap memperjuangkan cintanya. Meski Keira yang sekarang rada cuek dan tentu saja membencinya. Walau demikian, Natan terus berusaha mengambil simpati Keira meski pada kenyataannya hanya sakit hati yang didapat sewaktu hati Keira dijatuhkan sepenuhnya pada Ridwan. Sakit? Tentu saja. Dan rasa sakit Natan lebih tak terelakan sewaktu melihat gadis yang dicintai kembali dilukai. Hal yang pernah mematahkan hati Keira kembali terjadi. Bahkan kali ini jauh lebih besar. Sampai Natan sendiri dapat melihat bahwa api cinta dalam diri Keira seketika itu mati. Lantas apa yang akan terjadi ke depannya? Akankah Natan mampu memperjuangkan Keira di saat hati gadis itu telah mati untuk sesuatu yang dinamakan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines