Heartbeat And Firework

Heartbeat And Firework

  • WpView
    Membaca 553
  • WpVote
    Vote 50
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Agt 20, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kisah dua manusia dengan keunikan masing-masing membuat mereka saling belajar tentang satu sama lain, menyadari perasaan satu sama lain, namun di waktu yang tidak tepat. Ditambah dengan ujian lain yang harus mereka hadapi setiap saat. Ray: "Kenapa gak dari dulu gue suka sama Lo, kenapa?" Kapan mereka menyadari perasaan satu sama lain? Lucy : "Apakah ini benar-benar perasaan cinta yang sesungguhnya atau hanya sementara?" Merekapun tidak tahu apa itu cinta sesungguhnya, karena mereka hanya dua remaja yang akan menjadi dewasa. Waktu yang akan menjawab segudang pertanyaan mereka. Kritik dan saran sangat diperlukan. Jadi silahkan jika ada yang kurang beri tahu saya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#230
couplegoals
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Erlangga
  • Sekali Lagi (End)
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • DEPRESSION (눈물병) - EXO [finished]
  • PANDANG PERTAMA
  • My Panda
  • Cerita Tanpa Akhir
  • Fall for You
  • Traces in the Light
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan