Lakon
  • WpView
    LETTURE 199
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 60
WpMetadataReadCompleta dom, gen 19, 2020
Setiap apa yang terjadi di sekitar kita mampu menyentil hati. Bukankah begitu? ada yang dengan satu sentilan saja, ia sudah mampu menyentil hati. Namun, ada yang dengan beberapa sentilan kemudian iya baru bisa menyentil hati. Semua butuh proses. Lalu apa yang sudah diterima oleh hati kemudian di proses dan direalisasikan. Termasuk Puisi. Manusia memiliki beragam sifat. Baik dan Buruk. Mau disimpan bagaimanapun iya akan nampak dengan sendirinya. Berkecamuk beradu perasaan dengan sifat lain. Menimbulkan stagnan pada batin. Manusia yang acuh tak acuh akan mendiamkan apa saja yang terjadi. Mereka tidak hirau. Berbeda dengan Manusi yang berbeda dengan peristiwa lalu mencari solusi untuk itu. mengambil manfaat dan tinggalkan buruknya. Begitulah kiranya.
Tutti i diritti riservati
#389
puisiremaja
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • SERANA: Across the Distance
  • Aksara Tak Bertuan
  • Langit Semesta
  • Barisan Penyesalan
  • SAJAK BERSAYAP
  • di akhir perang
  • satu Hati Beda Agama
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Aku, Kamu & Keyakinan {On Going}

"Lalu aku harus bagaimana, Sera?" "Ikuti kata hatimu. Aku tidak akan pernah berani mengambilmu dari Tuhanmu. Aku juga tidak akan meninggalkan Tuhanku untuk cinta seorang manusia yang hatinya bisa dibolak-balikan." •••••• Antara lonceng genta yang berbunyi Dan kumandang adzan yang menggema Terjebaklah dua hati yang berdebar, dua jiwa yang menerka. Lonceng pura yang mengingatkan Jendra Pada leluhur dan tradisi yang kudus Kumandang adzan yang memanggil Serana Untuk bercerita pada Allah yang Maha Pemurah Mereka terjebak, di antara dua dunia Dua agama, dua kepercayaan Namun cinta Jendra kepada Sera tidak terpisahkan. Dengan hati yang terbuka, dan jiwa yang bersih, Dapatkah Jendra mencari jalan, yang dapat mempersatukan Dua cinta, dua hati, dua jiwa yang menerka?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti