RENANDA (Hiatus)

RENANDA (Hiatus)

  • WpView
    Reads 767
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 17, 2019
📌CERITA INI ALURNYA DI ROMBAK SEHINGGA BERBEDA DARI ALUR SEBELUMNYA. 📌GAK SUKA, SILAHKAN OUT DARI LAPAK. TERIMAKASIH! #2 Renaldi (22-10-2019) #40 Amanda (22-10-2019) #95 Asmara (22-10-2019) #88 Asmara (16-10-2019) #3 RENANDA (4-06-2020) Renaldi Bimantara Cowok cuek yang punya tingkat kejeniusan serta kedisiplinan. Hampir seluruh kaum hawa yang ada di SMA Nusa Indah berteriak histeris melihatnya. Matanya yang tajam, hidungnya yang mancung, kulitnya yang putih, serta tubuhnya yang tinggi membuatnya nyaris sempurna tanpa ada cela. Pendiam dan tidak perduli dengan urusan orang lain sudah merembet deras dalam urat nadinya. Namun semua itu hilang ketika Renal disuruh menolong gadis bernama Amanda Syifa yang jatuh pingsan akibat terkena lemparan bola basketnya. "Perlu lo ketahui. Sekali gue jatuh hati, gue gak akan pernah lepasin orang itu. Dan itu berlaku untuk lo. Sampai kapanpun gue nggak akan pernah lepasin lo." Ingin tahu cerita selanjutnya? yuk masukan ke library mu dan tunggu part yang mendatang:)
All Rights Reserved
#2
bimantara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • UNTUK RENALDI [SELESAI]
  • Diam Tak Bisu (END)
  • AMANDA
  • Fate In You (COMPLETED)
  • AMANDANIEL [TERBIT]
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Rena dan Rendra

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines