Fantasy Center: My Hurt Feeling

Fantasy Center: My Hurt Feeling

  • WpView
    LETTURE 151
  • WpVote
    Voti 58
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, ago 17, 2019
Sakit, nggak, sakit, nggak yeee lama lama muak ugak......beginilah kisah seorang gadis...awal susah...terus bahagia...susah...bahagia.... udah tau sering di sakitin...dari fisik maupun batin...tapi tetap bertahan....hati serasa terbuat dari baja....selalu disakiti dengan langsung ataupun tidak langsung....membuat darahnya...air matanya...dan keringatnya....keluar dengan percuma...menangis tersedu sedu tanpa ada yang menemani hingga dia puas....tapi dia masi bertahan.... karna dia masih mempunyai suatu misi...suatu takdir...yang harus ia selesaikan. Misi yang membuatnya bertahan. Misi yang membuatnya masi berdiri lengkap. Misi yang membuatnya semakin penasaran. Lagipula ia berdiri juga karna sosok yang selama ini membuatnya sakit....dan juga bahagia.... KEPO AMA CERITANYA????? MARI CEKIDOTTTTTTT :} ☺ ❄EYYYY PARA BAMBANK PEMBACA PEMBACA TERCENTAH...INI MURNI HASIL KARYA SENDIRI YAA ❄MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN ALUR,TOKOH,LATAR,TEMA,DLL ❄MAAF KALAU CERITANYA GAJE :"} KARNA SAYYA ADALAH PENULIS AMATIR...ATAU BARU BIKIN CERITA SIH :"} MOHON MAAF YAH
Tutti i diritti riservati
#52
misi
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • In The Depth Of The Forest
  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • Vìřģøųñđ || End✔
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Geschiedenis : The Line of Historia [HIATUS]
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Di Antara Tawa dan Tragedi (REVISI!)

Dia muncul di antara kabut senja, sosoknya bagai lukisan dengan rambut berwarna emas, berkilauan seperti benang perak yang menari di bawah cahaya rembulan. Kulit pucat lembut hampir transparan, dan matanya menyala samar, seolah mampu menenggelamkan jiwa ke dalam keheningan abadi. Di atas ranjang yang sunyi, tubuh kurus itu terbaring diam dengan napas lirih dan terputus-putus seperti lilin yang nyaris padam. Matanya menatap kosong langit-langit. Gadis pelukis duduk tak jauh darinya, kuas di tangan gemetar, mencoba menangkap cahaya terakhir yang masih bertahan di wajah anak laki-laki itu. Seberkas harapan yang tinggal sejenak sebelum waktu merebut sepenuhnya. "Alister Beckett.." Nama anak yang sedang sekarat menghitung sisa hari sampai malaikat maut datang menjemput. Rasa iba menyelinap ke dalam Gadis Pelukis saat ia menyaksikan derita, digiring perlahan menuju takdir yang kejam dan tragis. Ilustrasi gambar dari pinterest & AI (hanya sebagai ilustrasi saja) Semua ide & penulisan, semua pure dari penulis. Mohon supportnya ya readers☺️🙏 PEMULA.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti