Happiness (HAITUS TAK TERHINGGA)

Happiness (HAITUS TAK TERHINGGA)

  • WpView
    Reads 1,137
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Penulis hanya menuangkan rentetan cerita yang sliwar sliwer dikepala,membentuk rangkain kata demi kata hingga terbentuk kalimat demi kalimat yang terkumpul menjadi satu kesatuan cerita. Hargai karya orang,dengan memberi apresiasi untuk menambah semangat menulis karya ini. Cover by @Eeeewy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Nikah Muda [Sunaxreader]
  • Romance: Untold
  • Sstt [ NichoJay ] 🔒
  • BALIK-SUNA RINTAROU X READER
  • Cerita Adit & Dimas
  • 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐋𝐞𝐬𝐥𝐚𝐫
  • 𝑾𝒉𝒆𝒏 𝒀𝒆𝒔𝒕𝒆𝒓𝒅𝒂𝒚 𝑩𝒆𝒄𝒐𝒎𝒆𝒔 𝒂 𝑩𝒆𝒂𝒖𝒕𝒊𝒇𝒖𝒍 𝑳𝒊𝒆
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐓𝐄𝐄𝐍𝐀𝐆𝐄 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 : A DARK THRILLER
  • ADA CINTA DIBALIK CADAR

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines