Diorama Hati

Diorama Hati

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2019
"Tentang hidupku yang diberi oleh perasaan yang sama, namun dengan pemberi yang berbeda" Dia membuatku teringat oleh seseorang yang memberikanku perasaan yang sama olehnya. Semua tentang dia seolah melekat didalam dirinya. Dan kamu memang jahat, kamu terus membangun diorama hanya untuk membuat hati ini selalu menerima luka yang sama setiap kali kamu datang di setiap hari-hariku. Kenapa? Kenapa kamu terus membuat luka didalam hatiku yang sempat mengering ini kembali basah dan membuatnya terasa perih. Apa menurutmu aku pantas menerimanya?
All Rights Reserved
#3
diorama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • New World [REVISI]
  • Black Pearl
  • ILY MY ENEMY [END✓]
  • Perjuangan Hidupku
  • JAM 3 SORE
  • RAINSAM (SELESAI)
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • DiaNda (END)
  • Love In Galaxy (End)

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines