Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Ikhlas
  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 27, 2019
WpInfo
Non-fiksi
"kamu itu tau apa, ibu tau kamu udah mengambil langkah yang baik untuk diri kamu dengan memutuskan menggunakan hijab dan ibu dukung keputusan kamu, tapi kamu ga isa dong nyuruh nyuruh ibu pake hijab juga,bukannya ibu ga mau han tapi ibu mau membenahi akhlak ibu dulu dan berhijab itu bukan keputusan yang mudah,tertutup tetapi akhlaknya tercela juga percuma aja" suara ibu Chaniya terdengar meninggi. Pada awalnya Chaniya hanya mengutarakan keinginannya agar ibunya menutup aurat secara sempurna,tetapi mungkin Ibunya salah tangkap perkataan Chaniya atau Chaniya yang tidak tepat dalam pemilihan kata untuk mengutarakan maksudmya.,entahhlah ia benar-benar bingung sekarang,niat awal hanya ingin mengajak ibunya dalam hal kebaikan justru berakhir dengan aksi diam sang ibu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#240
ridho
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mentari Senja [End]
  • Kekasih Impian
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • ITS CANDRA
  • Guide to Jannah [END/REVISI]
  • my way || [zeeshel]
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Hijrah Love On (HIATUS)
  • Imamku (SELESAI)
  • Dia bukan gadisku (Sudah Terbit)

Berawal dari kerinduannya pada sang Ayah, gadis itu memulai kembali kehidupannya di kota yang telah lama ia tinggalkan. Mulanya, ia pikir semua akan berjalan sesuai dengan perkiraannya namun yang kejadian malah sebaliknya. Dari hal itu ia mengambil kesimpulan yang sangat tidak masuk akal yaitu, 'Tuhan itu tidak adil!' Makin lama situasinya semakin buruk. Ada banyak fakta yang di sembunyikan sang Ibu padanya, membuat hubungan mereka yang renggang menjadi bertambah renggang. Dan Mentari muak akan hal itu. Bagaimana cara Mentari mengatasi semuanya? Apakah ia sanggup menjalankan kehidupan diantara kebohongan yang mulai terkuak? ●●● PENGUMUMAN Mohon jangan diplagiat karena bagaimanapun setiap babnya saya selesaikan dengan penuh perjuangan. TERIMAKASIH.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan