We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DIARY ISTRI

DIARY ISTRI

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Menikah bukanlah akhir dari sebuah cerita" Renindra membaca judul buku yang ia pegang. Ia amati lama cover gambarnya. Agak gelap dan tidak menarik hati untuk tahu isi bukunya. Tapi selintas ia melihat dua huruf diujung gambar itu 'SD'. Artinya itu adalah karya Sandi Dutt, nama beken suaminya yang seorang kartunis/pelukis cover novel2 beken yang cukup terkenal dipara penulis.
All Rights Reserved
#2
thereallove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MATRIMONIUM
  • Ada Apa Dengan Cinta
  • BEKAS
  • Ustadz Is My Husband
  • I Do
  • Ku Ingin Kau Kembali
  • ARUNA
  • Silent Redemption
  • Sanskara Sky [END]

Arum Hanandya adalah seorang gadis berusia 30 tahun yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya. Arum memiliki lima orang sahabat dan telah menjalin persahabatan dengan mereka selama 14 tahun. Mereka adalah Sita, Mariska, Masayu, Wanda dan Rena. Selama 14 tahun persahabatan mereka, Arum banyak terlibat dengan kisah cinta hingga pernikahan kelima sahabatnya. Hal ini sangat mempengaruhi cara pandang Arum dalam melihat sebuah pernikahan. Bagi Arum, dulu pernikahan adalah akhir dari sebuah kisah cinta yang indah, atau dapat digambarkan dengan "The End" atau "Happily ever after" seperti pada film-film romansa. Tetapi setelah melihat kisah kelima sahabatnya yang sudah lebih dulu menikah, membuat Arum yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya menjadi memiliki rasa ragu dan ketakutan akan sebuah pernikahan. Karena ternyata pada kenyataannya, pernikahan kelima sahabatnya bukanlah sebuah akhir bahagia selamanya seperti yang ada di film, tapi lebih rumit dan cukup menyesakkan dada. Akankah Arum dapat berdamai dengan ketakutannya akan pernikahan dan berakhir dipelaminan dengan kekasihnya Rano? - "Menikah is a big deal Sita. Jangan hidup dalam ilusi. Kalian jangan membangun ilusi itu bersama untuk hancur bersama" (Arum kepada Sita) -"Cinta lo ke Bayu terlalu besar, lo berikan segalanya buat dia. Sampai lo lupa, cinta itu punya porsi, Mar" (Rano kepada Mariska) -"Yu, kalo menurut gue ya, nikah terus punya anak itu bukan perlombaan. Siapa yang duluan dia yang menang, bukan kayak gitu konsepnya" (Sita kepada Masayu) - "Jangan terus-terusan jadiin gue sebagai standar kebahagiaan lo, karena sekali lagi gue mau ingetin ke lo, Rena lo bukan gue..." (Wanda kepada Rena)

More details
WpActionLinkContent Guidelines