Mengkhianati hati yang setia

Mengkhianati hati yang setia

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Kau lebih memilih dia yang bermuka dua, Han." Lirih Suci. "Jelas, karena dia lebih baik daripada kau, Suci," sahut Rehan santai. "Baiklah. Aku terima keputusanmu. Semoga kau bahagia bersama sahabatmu yang bermuka dua itu." Suci hanya bisa mengucapkan kata KECEWA kepada pujaan hatinya yang s'lalu ia dambakan dan malah mengecewakan. "PERGI SEKARANG JUGA!" Bentak Rehan. "Aku akan pergi untuk selamanya, tapi aku ingin kau lebih berhati-hati bersamanya." Tunjuk Suci kepada Ratu. Rehan pun hanya bisa diam tanpa ekspresi. "Aku pamit!" kata Suci dengan berlinang air mata. Apakah Rehan dan Ratu akan berakhir bahagia? Penasaran terus ikuti cerita ini.
All Rights Reserved
#136
tennfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAISY
  • EPIPHANY
  • Retak yang Dipeluk
  • AURORA
  • Menyerah atau Bertahan?
  • STUCK
  • Reyhan (Masa Revisi)
DAISY

"Kata orang kamu akan bahagia jika jatuh cinta" "Siapa yang mengatakannya?" *** "Kalau kamu jadi aku, bagaimana kamu akan menghadapinya?" "Jika aku menjadi kamu, aku hanya akan mencintai diriku sendiri" *** "Walaupun tak ada cara lain agar aku bersamamu, walaupun aku tahu kamu melihat ke arah lain, aku tidak bisa melepaskan mu" *** Pada semesta dan isinya. Raina menyerahkan cerita ini. Cerita yang sudah semestinya terus ia jalani itu kini hanya jadi untaian kata-kata saja. Yang bila dijelaskan pun tidak bisa dimengerti. Tentang kebahagiaan yang tinggal separuh. Tentang rasa sakit yang sukar sembuh. Dalam keputusasaan, Raina menatap langit biru sambil tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines