Rafan
  • WpView
    Reads 708
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Masa masa SMA itu bisa di bilang masa masa yang paling indah, gatau kenapa. sama seperti masa SMA Rafan yang tadinya hanya lurus aja hanya berwarna netral hitam putih, eh bukan sekolah nya ya maksudnya tuh kehidupan nya, okey back to topic, masa SMA Rafan lebih berwarna sedikit demi sedikit karna kehadiran wanita bernama venya. Alvency venya wanita cantik, ceria, baik, ramah, dan suka menabung :) sifat mereka sangat bertolak belakang, si venya yang periang, dan si Rafan yang datar. Namun berbeda ketika sedang berdua, Rafan datar akan berubah menjadi lelaki nyeleneh ketika hanya bersama venya
All Rights Reserved
#286
ceria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • Zeefazka
  • Only FriendZone (End)
  • Eavesdrop [TAMAT]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Relakan
  • RAFAELKARINA [COMPLETED]✅
  • Boom Boom Heart
  • Love Letters [END]

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines