Luka Seindah Lautan

Luka Seindah Lautan

  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 17, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis cantik bernama Kamila Syifa Azzahra. Gadis mungil dan cantik itu selalu bisa menjadi teman yang asik bagi setiap orang. Sikapnya yang santai dan ketegarannya saat dihadapi sebuah masalah selalu tenang. Gadis simple dan riang itu jarang sekali memperlihatkan kerapuhannya di mata semua orang. Hingga suatu ketika dia harus dihadapi masalah beruntun bagaikan kereta api membuatnya berubah. Tak ada lagi sisinya yang lembut dan terbuka, hatinya sudah tertutup oleh pengkhianatan dan kehilangan. Akankah hatinya terbuka dan kembali seperti dulu? Pria tampan bernama Yusuf Fazal Hafla. Tak ada wanita manapun yang tak akan terpesona oleh ketampanan pria ini. Baik hati dan jenius, itulah yang dikenal oleh semua orang tentang dirinya. Dia yang sedang berada di tingkat akhir ditakdirkan untuk bertemu dengan seorang gadis. Gadis yang memiliki kenangan pahit. Setiap melihat mata si gadis membuatnya ingin terus berada di sisi gadis itu. Di tolak dan di usir berkali kali tak membuatnya menyerah untuk mendekati gadis itu. Apakah dia berhasil untuk menghapus kenangan pahit gadis itu?
All Rights Reserved
#578
islam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • TAKDIRKU BERSAMAMU
  • Janji Diujung Doa
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Bila
  • Cinta Dalam Istikharah [ SUDAH TERBIT]
  • masihkah bersama senja
  • Ketika Wanita Yang Meminang
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]

Aiza Chafiya Laila Jannahti. Gadis itu biasa dipanggil Aiza. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik laki-laki yang masing-masing berusia 13 tahun dan 8 tahun. Sejak kecil, Aiza dikenal sebagai anak yang lembut, taat, dan penuh tanggung jawab-terutama sebagai kakak sulung di keluarganya. Kisahnya dimulai ketika ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Fattah, sebuah pesantren yang menjadi pilihan keluarganya. Bukan tanpa alasan, keluarga pengasuh pesantren-Kyai dan Nyai-telah lama menjalin hubungan dekat dengan keluarga Aiza. Kedekatan itu membuat keputusan tersebut terasa tepat, meski tetap saja berat. Tidak mudah bagi Aiza untuk meninggalkan pesantren milik kakeknya sendiri, tempat yang sudah akrab dengan segala kenangan masa kecilnya. Lingkungan baru, aturan baru, dan orang-orang baru menjadi tantangan yang harus ia hadapi dengan hati yang lapang. Di hari-hari pertamanya di Pesantren Nurul Fattah, Aiza dipertemukan dengan tiga gadis yang kelak menjadi sahabatnya: Chika yang ceria, Ayu yang kalem, dan Rahmana yang dewasa. Bersama mereka, Aiza belajar tentang arti persahabatan, kesabaran, dan perlahan... tentang rasa yang tumbuh tanpa diminta. Di balik lantunan ayat suci dan doa-doa yang dipanjatkan setiap malam, ada kisah yang sedang Allah rangkai. Kisah tentang perjuangan, tentang menjaga hati, dan tentang cinta yang tidak hanya sekadar rasa-melainkan niat suci untuk menuju halal. Inilah awal dari perjalanan Aiza. Tentang cinta yang dijaga, tentang rindu yang ditahan, dan tentang harapan yang dipasrahkan sepenuhnya pada takdir-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines