My Cold Pilot (HIATUS)

My Cold Pilot (HIATUS)

  • WpView
    LECTURAS 509
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, mar 6, 2020
"Kenapa mencintai rasanya sesakit ini... Jika boleh aku memilih aku ingin dicintai bukan mencintai." Almira Dewanda Husein "Aku mencintaimu dengan seluruh kebencianku." Daniel Fanrict Mohammed Cinta dan benci selalu ada dalam satu keping mata koin yang sama. Karena cinta dan benci itu beda tipis. Kalian bisa membenci tapi kalian juga bisa mencintai. Kisah romance manis menguras emosi antara Almira si gadis tegar dan Daniel lelaki dingin yang arogant. Akankah ada percikan cinta yang tersulut diantara keduanya??... Ikuti kelanjutan ceritanya ya.. Note : cerita ini aku revisi ulang alur ceritanya aku ubah jadi log out dulu terus sig in untuk bisa paham dengan alur ceritanya.
Todos los derechos reservados
#411
indonesiamembaca
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HATRED [On Going]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Ice Prince Vs. Ice Princess
  • Perfect Two
  • Aksara Lingga
  • KISAH
  • DEVAN ALVIANO [SELESAI✔]
  • POSSESSIVE KAREL (Ongoing)
  • BROKEN HEART [END]

[Sebagian part di privat. Harap follow dulu kalau mau baca.] Benci? Membenci? Kebencian? Entah ada apa dengan diriku, membenci gadis tak bersalah karena alasan masa lalu. bahkan, masalalu yang tak ada sangkut pautnya dengan dia. Perkataan dan perlakuanku padanya mampu membuat gadis itu jatuh terperosok kedalam luka. Namun, Seiring berjalannya waktu, perilaku kasar dan rasa benci padanya, berubah menjadi rasa ingin selalu melindunginya. Tapi, ketika masa lalu tengah kembali, keegoisan selalu memegang kendali atas kerja otakku. Sehingga membuat rasa peduli dan perasaan aneh ini... lenyap begitu saja. Lantas, siapa yang merasa tersakiti disini? Almira? Tentu saja! -Haruno Altair Wijaya Airmata? Rasa sakit? Kecewa? Sudah sangat biasa bagiku. Terjebak didalam rumah mewah bagai istana, bak neraka dunia bagiku. Aku gadis bodoh, yang menjadi pihak yang selalu disalahkan. Gadis bodoh, yang mencintai orang yang membenciku. Gadis bodoh, yang masih bertahan karena alasan cinta? Tapi, cinta tidak akan menyakiti sejauh ini, bukan? Lantas, jika ini ujian, maka aku tak akan pernah lari, walau aku mampu sekalipun. -Almira Pradita Parasayu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido